Teknologi

DKP3A, Sambut Baik Aplikasi SIMEP

  •   resa septy
  •   18 Februari 2021
  •   2:51pm
  •   Teknologi
  •   358 kali dilihat

SAMARINDA –  Junainah selaku Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menyambut baik atas rekomendasi  penggunaan aplikasi SIMEP (Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan) dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Hal tersebut disampaikan olehnya saat ditemui usai menghadiri Rapat  Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Pemerintah Daerah yang dipimpin langsung oleh Andi Muhammad Ishak Kepala Biro Kesra Prov Kaltim, bertempat di Ruang Tenguyun Lantai 4 Kantor Gubernur, Kamis (18/02/2021).

Junainah menyampaikan bahwasannya DKP3A perlu mempelajari  lebih rinci terkait penggunaan aplikasi SIMEP  khususnya dalam teknik pengumpulan data baik secara langsung ataupun tidak langsung. Hal ini dilandasi oleh belum adanya sosialisasi, pelatihan dan pendampingan operasional penggunaan aplikasi SIMEP yang dilakukan oleh KPAI. Terlebih DKP3A  dan instansi terkait selama ini terbiasa berpatokan pada data yang berasal dari aplikasi SIMPONI ( Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak).

“Kalau memang yang satu  ini (SIMPONI) lebih baik, lebih luas, lebih lengkap ya kita pakai yang itu, tetapi yang nomor dua ini (SIMEP) tentu kita anggap aplikasi penunjang atau aplikasi cadangan. Kita tidak ingin juga hanya mengandalkan aplikasi yang pertama saja, tentu kita lihat dulu nanti dalam pekerjaan kita apakah dia dapat saling dikolaborasikan, oke kita lanjutkan,” kata Junainah.

Menanggapi perihal aplikasi SIMEP yang hanya dikhususkan untuk data perlindungan anak, Junainah menuturkan ada kemungkinan kemubaziran apliasi. Sebab, aplikasi yang selama ini digunakan yakni SIMPONI diketahui telah mencakup keseluruhan data perlindungan perempuan maupun anak.

 “Kita tetap antusias untuk menghargai semuanya, mudah-mudahan apa yang kita lahirkan, apa yang kita coba buat ini tidak ada yang  dikalahkan tetapi saling mendukung melengkapi semangat yang baru,” tutup Junainah. (resa/pt)