Perkebunan

Fasilitasi Pembentukan UPPB Guna Meningkatkan Pendapatan 

  •   Teguh Prasetyo
  •   13 Mei 2022
  •   12:26pm
  •   Perkebunan
  •   723 kali dilihat

Balikpapan - Dinas Perkebunan Kaltim bekerjasama dengan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan dalam memfasilitasi pembentukan Unit Pengolahan dan Pemasaran BOKAR (UPPB) di Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur Kota Balikpapan, Kamis (12/05/2022).

Kepala Dinas Perkebunan, Ujang Rachmad diwakili Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil, Siti Juriah mengungkapkan tujuan dari pembentukan UPPB yang dikukuhkan dengan nama Bina Maju Bersama ini, adalah untuk peningkatan mutu bokar, peningkatan harga bokar yang berujung pada peningkatan pendapatan petani karet, khususnya di wilayah Kelurahan Lamaru, Kota Balikpapan, ujarnya.

Dijelaskannya, pembentukan UPPB sangat erat kaitannya dengan upaya meningkatkan pendapatan petani karet.

“Sebab, petani dapat menjual Bokar kepada industri atau pabrik crumb rubber dengan harga tinggi,” tambahnya.

Lebih lanjut ia katakan faktor pengolahan karet kerap kali dituding sebagai penyebab kenapa kualitas karet rakyat saat ini masih rendah.

Akibatnya turut mempengaruhi harga karet yang cenderung turun, karena belum mencapai standar nasional maupun internasional, yang harusnya bisa dijadikan bahan baku untuk beberapa produk berkualitas, sambungnya.

Dalam kesempatan ini dilaksanakan pula bimbingan teknis pasca panen karet dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang petani.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perkebunan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan, PT Multi Sarana Kusuma Cemerlang dan Ketua UPPB Sido Rukun.

Diketahui, Bahan olah karet rakyat (Bokar) merupakan bahan baku industri karet remah (crumb rubber). Secara historis, industri ini semula berlokasi di Singapura dengan telcnologi pengolahan yang mampu mengolah bahan baku karet berkualitas rendah.