Pemerintahan

Sekretariat DPR-RI Ajak Diskusi Soal Komitmen Penerapan SPBE di Kaltim

  •   Nichita Heryananda Putri
  •   16 Mei 2024
  •   2:29pm
  •   Pemerintahan
  •   204 kali dilihat

 

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan dan percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui beberapa langkah konkret. Ini termasuk alokasi sumber daya, pembentukan tim khusus, dan kerjasama dengan pihak terkait, seperti lembaga akademis dan swasta.

Komitmen ini tercermin dalam upaya aktif untuk memperluas aksesibilitas layanan publik melalui platform digital, memperkuat infrastruktur IT, dan meningkatkan kapasitas SDM terkait teknologi informasi.

Melihat komitmen tersebut, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan audiensi untuk mengajak diskusi terkait keseriusan Pemprov menuju Kaltim Smart Provience 2025, bertempat di kantor Diskominfo Kaltim, Rabu (16/5/2024).

Plh. Kepala Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara) Dr. Ari Mulianta Ginting yang memimpin rombongan mengaku ingin mendengar lebih lanjut mengenai penerapan SPBE dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan inovasi layanan publik kepada masyarakat.

Menurutnya, Jika bicara mengenai pelayanan publik bisa dibilang cukup banyak tantangannya, seperti infrastruktur dan sumber daya manusia. Pemerintah Indonesia saat ini sudah memiliki aplikasi umum SPBE yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah pekerjaan instansi daerah agar lebih terpusat dan efisien. Salah satunya Kaltim yang punya komitmen kuat dalam penerapan SPBE.

“Selain penguatan komitmen SPBE, ada beberapa hal lain yang perlu kita diskusikan. Seperti bagaimana pengembangan infrastruktur, apakah sudah memiliki regulasi yang mengatur secara spesifik pemenuhan sarana dan prasarana. Lalu, upaya penyediaan dan pengembangan aplikasi dan layanan administrasi dan apakah selama ini telah melakukan evaluasi penerapan kebijakan SPBE tersebut. Dari situ kita bisa diskusi panjang bagaimana nanti arahnya untuk benar-benar komitmen menuju Provinsi Cerdas 2025,” tutur Ari.

Di tempat yang sama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Teknologi Komunikasi dan Informatika (TIK) Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo Argo Suryo menyampaikan Pemprov Kaltim aktif dalam mendukung pengembangan Smart City di Kaltim. Ini termasuk kerjasama dengan pihak swasta dan lembaga akademis untuk mengembangkan infrastruktur digital, mendorong inovasi dalam layanan publik berbasis teknologi, dan memperkuat konektivitas digital di seluruh provinsi.

Upaya ini sejalan dengan visi untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan bagi warga Kalimantan Timur.

“Dengan implementasi komprehensif dan terus-menerus dari strategi ini, diharapkan Pemerintah Provinsi dapat mencapai tujuan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui penerapan SPBE dan mendukung pengembangan Smart City di setiap wilayah di Kaltim dan mewujudkan Smart Province 2025,” jelasnya. (cht/pt)