Pemerintahan

Pemprov Kaltim Sambut Kunjungan Kerja Staf Khusus Wapres RI

  •   resa septy
  •   3 November 2021
  •   3:05pm
  •   Pemerintahan
  •   374 kali dilihat

Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan kerja Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Bidang Reformasi Birokrasi, Mohamad Nasir serta Bidang Infrastruktur dan Investasi, Sukriansyah S Latief.

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi beserta jajarannya menyambut baik atas kunjungan kerja kedua Staf Khusus Wapres RI tersebut di Ruang Tepian I Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (3/11).

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Staf Khusus Wakil Presiden beserta rombongan yang telah datang sejak kemarin sampai hari ini. Mudahan kerasan di Samarinda dan mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan. Terkait reformasi birokrasi dan investasi, Kalimantan Timur selalu bekerja keras untuk membangun dan memberikan yang terbaik untuk Kalimantan bahkan Indonesia,” ucap Hadi dalam sambutannya.

Selaras dengan tujuan kunjungan kerja Stafsus Wapres RI Bidang Reformasi Birokrasi, Nasir dalam hal ini perdalami lebih rinci perkembangan reformasi birokrasi yang sudah dilakukan oleh Pemprov Kaltim. Penyetaraan atau penyederhanaan jabatan guna efisiensikan kinerja menjadi pembahasannya dalam kunjungan kerjanya kali ini.

“Ini yang menjadi sangat penting untuk Bapak/Ibu pahami di dalam penyederhanaan Reformasi Birokrasi. Jangan sampai dengan adanya penyederhanaan, pelayanan menjadi lambat,” ujar Nasir mengingatkan.

Ia juga menekankan pentingnya menyiapkan pemimpin dengan membangun Talent Pool melalui psikotest, team work dan integritas. Oleh karenanya SOP perlu dibuat untuk setiap pengusul. Wujudkan birokrasi yang tidak kaku, sederhana dengan sistem kontrol yang baik. Jaga tata kelola pemerintahan yang baik, tanamkan transparansi, awareness, accountability dan responsibility.

Sementara Stafsus Wapres Bidang Infrastruktur dan Investasi, Sukriansyah menyebutkan tujuan kunjungan kerjanya kali ini ialah untuk mengetahui perkembangan pembangunan Bendungan Sepaku.

“Bendungan ini diharap bisa menjadi penyangga air bersih atau air baku Ibukota Negara (IKN) baru. Mudah-mudahan pembangunan infrastruktur penyangga Ibukota Negara baru dapat secepatnya terlaksana di Kaltim,” pungkasnya. (resa/pt)