Pemerintahan

Pejabat Pimpinan Tinggi Pemprov Kaltim Jalani Pengembangan Kompetensi di Rumah Perubahan

  •   Khajjar Rohmah
  •   14 Mei 2024
  •   4:34pm
  •   Pemerintahan
  •   144 kali dilihat

Jawa Barat - Bertempat di kawasan yang teduh, tenang, dan hijau di Jatimurni Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di 'asramakan' di Rumah Perubahan Jakarta Escape milik Prof. Renald Kasali, PhD. Seorang guru besar dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI) serta seorang motivator nasional.

Kegiatan ini merupakan program kerja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim dalam rangka Pengembangan Kompetensi Para Pejabat Pimpinan Tinggi di Lingkungan Pemprov Kaltim. Dengan tema yang diusung, "Build A Winning Team - Building Synergy for Tommorow's Reality". 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni dalam sambutannya ketika membuka acara pagi hari ini menyampaikan, Pengembangan Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dilaksanakan rutin setiap tahun. Dalam rangka meng-upgrade dan mengingatkan kembali betapa pentingnya kompetensi leadership bagi pimpinan perangkat daerah. 

"Perkembangan ilmu pengetahuan terutama leadership bergerak cepat. Sehingga kita perlu meng-update wawasan kita di tengah kompetisi yang semakin ketat serta problematika yang semakin kompleks," kata Sri Wahyuni dalam kegiatan Pengembangan Kompetensi JPT Pemprov Kaltim, Selasa (14/5/2024). 

Mantan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim ini juga menuturkan, dari hasil survei disebutkan bahwa salah satu faktor organisasi tidak bisa maju disebabkan oleh pemimpin yang melaksanakan tugas, tetapi tidak mendapatkan trust atau kepercayaan sepenuhnya dari bawahannya. 

"Kenapa tidak mendapat trust? Karena pemimpinnya bekerja tidak memperhatikan apa yang menjadi aspek humanisme yang diperlukan oleh seorang staf," ungkap Sekda Sri. 

Kegiatan Pengembangan Kompetensi JPT Pemprov Kaltim dilaksanakan selama tiga hari di Rumah Perubahan. Sejak tanggal 13-15 Mei 2024. Diikuti sebanyak 35 orang dari lingkungan Pemprov Kaltim dan beberapa kabupaten/kota di Kaltim. (Mf/KRV/pt)