Pemerintahan

Gelar Talkshow Overview, Tekan Angka Stunting Dengan Kolaborasi dan Data Akurat

  •   Rizky Yusuf
  •   15 Desember 2023
  •   8:04am
  •   Pemerintahan
  •   326 kali dilihat

Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) menggelar kegiatan Talkshow Overview Pelaksanaan Program dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur.

Acara tersebut dilaksanakan dari tanggal 14-15 Desember 2023 bertempat di Hotel Harris Samarinda dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni pada Kamis (14/12/2023).

Dalam kesempatan itu Sri Wahyuni menjelaskan, hal yang menjadi kursial ketika melakukan penanganan stunting baik dengan intervensi spesifik maupun sensitif adalah ketika memiliki kesamaan data di dalam penanganan stunting.

Data merupakan faktor serta kunci utama untuk percepatan penurunan kasus stunting di Kaltim.

"Saya berharap, kita tidak lagi berbicara tentang data yang berserak. Tentang siapa yang belum melakukan apa di dalam penanganan stunting, tapi kita harapkan di dalam kegiatan ini kita bisa sama-sama mendapatkan informasi dan data yang akurat terkait dengan apa yang menjadi harus menjadi perhatian kita dari hasil overview pelaksanaan implementasi percepatan stunting,"tegas Sekda.

Menyoroti pentingnya kolaborasi, Sri Wahyuni berharap kegiatan ini dapat menjadi forum evaluasi dan kesepakatan terhadap langkah-langkah ke depan. Dia mengajak untuk membangun kembali kolaborasi dan menjaga sinergi dalam percepatan penanganan stunting.

Selain itu, talkshow ini juga diharapkan dapat mengidentifikasi hambatan dan isu-isu yang perlu menjadi perhatian bersama.

Data dari hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023, menunjukkan peningkatan stunting. Meski demikian, Provinsi Kalimantan Timur tetap menetapkan target menurunkan angka stunting pada tahun 2024, sejalan dengan target nasional.

Dia menegaskan pentingnya talkshow sebagai bagian dari overview pelaksanaan program stunting untuk memastikan semua sumber daya dan energi yang dilibatkan benar-benar mencapai sasaran dan menyelesaikan permasalahan bersama.

Dalam konteks penanganan stunting di Provinsi Kalimantan Timur, ia menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi yang baik antar kabupaten/kota.

"Kolaborasi yang baik antar kabupaten kota sehingga semua menyuarakan bahwa perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kabupaten Kota melakukan penanganan stunting,"sebutnya.

Sebagai langkah lanjut, Sekda juga telah menugaskan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur untuk menyiapkan data geospasial stunting.

Data tersebut diharapkan dapat diakses oleh perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk mendukung target percepatan penurunan stunting di Kalimantan Timur.

"Data by name by address sudah ada. bagaimana data ini bisa diakses oleh perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk menjadi target percepatan penurunan stunting di Kaltim.

Kita sudah minta ke Diskominfo Kaltim untuk data geospasialnya tersaji sehingga bisa akses oleh para pihak yang memerlukan,"jelasnya.

Turut hadir Kepala DKP3A Provinsi Kalimantan Timur Noryani Sorayalita, Kepala Bappeda Provinsi Kaltim Yusliando, serta perangkat daerah terkait. (rey/pt)