Keluarga

Bangga Kencana Sukses Tingkatkan Kualitas SDM dan Turunkan Stunting di Kaltim

  •   prabawati
  •   22 April 2024
  •   12:23pm
  •   Keluarga
  •   181 kali dilihat

Samarinda - Tahun 2024 menandai penutupan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Program Bangga Kencana telah berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuh Agenda Pembangunan Nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan memperkuat revolusi mental serta pembangunan kebudayaan.

 “BKKBN selalu berupaya membangun kualitas SDM Indonesia, mulai dari mengatur perkawinan hingga masa lanjut usia."ungkap Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim Sunarto pada Forum Koordinasi Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Timur 2024, di Hotel Mercure, Senin (22/4).

Sunarto mengatakan sejalan dengan peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting (PPS), BKKBN ditugaskan sebagai koordinator dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Khususnya di Kalimantan Timur, BKKBN telah melakukan langkah-langkah strategis dengan fokus pada penguatan kerjasama antar-lembaga dan pemerintah daerah.

 Penanganan stunting paling efektif saat dilakukan di tingkat desa dan kelurahan, dekat dengan masyarakat. Peran aktif BKKBN di tingkat lokal merupakan kunci untuk mengurangi stunting secara signifikan.

 Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) kabupaten/kota berperan sebagai penjaga data keluarga, yang menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan intervensi untuk mengatasi stunting dan ekstrim kemiskinan.

 Program Bangga Kencana telah berhasil menurunkan Total Fertility Rate (TFR) secara signifikan di Kalimantan Timur, dari 5,41 pada tahun 70-an menjadi 2,18 pada tahun 2023. Hal ini membuat penduduk Kalimantan Timur didominasi oleh usia produktif, yang menjadi modal besar dalam meraih bonus demografi yang panjang.

 Namun, manfaat bonus demografi akan maksimal jika dikelola dengan bijak.

 "Mari bersinergi dan berkolaborasi untuk memanfaatkan bonus demografi ini sebagai kekuatan Kaltim," tuturnya.

 Untuk menkonsolidasikan upaya-upaya ini, diadakan Forum Koordinasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kalimantan Timur. Forum ini bertujuan untuk mengoordinasikan target dan sasaran, serta meningkatkan efektivitas langkah-langkah yang diambil guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur.

 Dengan kolaborasi solid antara BKKBN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan Kalimantan Timur dapat memanfaatkan momentum ini untuk melompat ke tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi, berlandaskan fondasi SDM unggul dan keluarga berkualitas.

 Kegiatan dihadiri 150 orang peserta dengan menghadirkan narasumber dari Sekretaris Utama BKKBN RI, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim dan Dinkes Kaltim.

 Tampak hadir Sekretaris Utama BKKBN RI, Bpk. Drs. Tavip Agus Rayanto, M.Si, Forkopimda, Bupati dan Walikota se Kaltim, Perangkat Daerah Kaltim.

 Selain itu kegiatan pun dirangkai dengan penghargaan Penyerahan DAK Subbidang KB dan BOKB serta Penyerahan anggaran Alokasi DAK dan BOKB ta 2024 Kaltim. (Prb/ty).