Investasi

Investasi Kaltim Tahun 2022, Tertinggi Dalam 5 Tahun Terakhir

  •   Rizky Kurniawan
  •   18 Februari 2023
  •   8:40am
  •   Investasi
  •   780 kali dilihat

Samarinda - Kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim akan menghadirkan tantangan baru bagi investasi di Benua Etam ke depannya.

Untuk itu, pemerintah diharapkan perlu memaksimalkan ekonomi non batu bara. Ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto saat konferensi pers di ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Jum'at (17/2).

Diungkapkannya, realisasi investasi Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 dari januari hingga desember 2022 melejit melebihi target yang telah ditetapkan, berdasarkan catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) capaian realisasi investasi per Januari- Desember 2022 sebesar Rp 57,75 Triliun atau 106.97% dari target realisasi tahun 2022 sebesar 54 Triliun, tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

"Capaian ini merupakan tertinggi dalam 5 tahun terakhir, kami haturkan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas sinergi luarbiasa di Tahun 2022, tantangan di 2023 hilirisasi dan kolaborasi UMKM dengan usaha besar terus menjadi fokus Kaltim dalam kebijakan Investasi," ucap Puguh.

la mendorong agar Kaltim siap dengan perubahan itu sendiri, jangan sampai hanya mampu memberikan kontribusi kepada investor sebesar 50 persen.

"Desain kita harus bisa memastikan investasi itu memiliki jangka panjang di Kaltim, jangka panjang itu sangat perlu diperhatikan agar mereka bertahan 60 sampai 70 tahun," tuturnya.

Sejauh ini, kata Puguh, telah banyak investor yang mencari posisi atas keberadaan IKN di Kaltim. Seperti dari Malaysia yang telah mengunjungi Kaltim sebanyak lima kali.

"Mereka itu simple saja investasi yang akan ditanam di Kaltim, yakni tempat untuk produksi roti. Jangan sampai kita kalah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Kaltim," ungkap Puguh. (Rzk/ty)