Ekonomi

IKN Dongkrak Pertumbuhan Penukaran Uang di Kaltim

  •   Teguh Prasetyo
  •   21 Maret 2024
  •   12:02pm
  •   Ekonomi
  •   390 kali dilihat

Samarinda - Keputusan menetapkan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) telah membawa dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan pertukaran uang di Kaltim, sejalan dengan lonjakan besar dalam jumlah kedatangan penduduk ke Benua Etam.

Pada perayaan Lebaran tahun 2023, Bank Indonesia (BI) Kaltim telah menyiapkan uang baru senilai
Rp 4,19 triliun. Namun, pada Lebaran tahun ini (2024), jumlah tersebut meningkat sebesar 17,6 persen menjadi Rp4,77 triliun.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Budi Widihartanto di Samarinda, pertumbuhan ekonomi Kaltim terus meningkat sejalan dengan pembangunan masif di IKN dan migrasi penduduk ke wilayah tersebut, yang juga mendorong permintaan akan uang baru untuk perayaan Lebaran.

"IKN menjadi pusat daya tarik yang kuat dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi, dengan berbagai pembangunan dan proyek strategis nasional yang difokuskan di Kaltim," ungkapnya.

Dalam kesiapannya menyediakan uang baru senilai Rp 4,77 triliun, BI Kaltim mendorong semua warga di 10 kabupaten/kota di Kaltim untuk menukarkan uang baru mereka di bank-bank dan kantor BI.

Sebanyak 343 kantor perbankan tersebar di 10 kabupaten/kota di Kaltim, terdiri dari 208 perbankan hasil kerjasama dengan BI Kaltim dan 135 kantor perbankan hasil kerjasama dengan BI Kota Balikpapan.

Budi juga menegaskan pentingnya untuk menghindari pertukaran uang tidak resmi yang biasanya terjadi di tepi jalan atau lokasi strategis lainnya, karena dapat menimbulkan risiko biaya tambahan dan potensi penerimaan uang palsu.

"Untuk itu, saya harap pemerintah daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja bisa menertibkan penjual uang baru yang biasanya muncul menjelang lebaran," kata Budi. (tp/pt)