Anti Hoax

Faisal: Manfaatkan Internet dengan Bijak

  •   Teguh Prasetyo
  •   17 Juni 2023
  •   11:30am
  •   Anti Hoax
  •   588 kali dilihat

Bontang - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Busam.id mengadakan Talkshow dengan tema "Perempuan & Literasi Digital: Yuk Mahir Tangkal Hoaks" di Tanjung Laut Ballroom Hotel Bintang Sintuk, Sabtu (17/6/2023).

Dalam acara tersebut, hadir sebagai narasumber Kadis Kominfo Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, Ketua Bapemperda DPRD Kalimantan Timur, Rusman Ya'qub, dan Pemimpin Redaksi Busam.id, Tri Wahyuni.

Muhammad Faisal menjadi narasumber pertama dan menjelaskan bahwa transformasi digital saat ini memudahkan siapa pun dalam menggunakan berbagai platform digital untuk berbagi ide dan kreativitas.

"Semakin maju era digital, kadang-kadang kita bisa lupa dan terbawa arus yang merugikan diri sendiri, keluarga dan banyak orang," jelasnya.

Berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk tahun 2022, pengguna internet di Indonesia mencapai 78,19 persen atau sekitar 215 juta dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 275 juta.

"Kita bisa membayangkan betapa aktifnya masyarakat Indonesia dalam menggunakan internet. Namun, di balik itu, masih ada 20 persen yang terlibat dalam konten pornografi dan 5 persen dalam perjudian online. Kita perlu berhati-hati dengan dunia digital. Namun, manfaat digital lebih banyak daripada kerugian yang ada, dan kita harus terus berpikir positif," tegas Faisal.

Faisal juga mengingatkan para ibu-ibu untuk menjaga dan memantau perilaku anak-anak mereka saat menggunakan internet.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, tantangan dalam transformasi digital adalah risiko masyarakat terhanyut dalam perubahan yang terjadi.

"Manfaatkan internet dengan baik. Saya ambil contoh anak saya yang berhasil berjualan melalui Instagram saja dan pendapatannya melebihi gaji karyawan bank," ungkapnya.

Selain itu, pengguna internet di Indonesia sebesar 63,47 persen aktif menggunakan internet selama 1 hingga 5 jam, 22,44 persen menggunakan internet selama 6-10 jam, lebih dari 10 jam sebanyak 7,14 persen, dan kurang dari 1 jam sebanyak 6,68 persen.

"Kita perlu memberikan pemahaman tentang penggunaan internet kepada para ibu-ibu dan mereka juga perlu memberikan pemahaman tersebut kepada anggota keluarga. Terutama dalam tahun politik ini, jangan sembarangan membagikan berita yang belum terverifikasi kebenarannya," harapnya.

Menyalahgunakan kemajuan teknologi untuk tujuan tertentu yang negatif termasuk penyebaran hoaks atau berita bohong. (tp/pt)