Teknologi

PIT IAI Virtual 2021, Jadi Momentum Tingkatkan Digitalisasi Pelayanan Kesehatan

  •   resa septy
  •   26 Agustus 2021
  •   12:01pm
  •   Teknologi
  •   437 kali dilihat
  •  

Samarinda - Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) bekerjasama dengan Pengurus Daerah IAI Kalimantan Timur mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) secara virtual, pada Kamis (26/8).

PIT IAI Virtual 2021 ini digelar guna meningkatkan kompetensi, kapasitas dan wawasan dalam melakukan praktik kefarmasian yang bertanggungjawab. Dengan mengusung tema “The Opportunities of Pharmacist Digital Services in Pandemic Recovery”, acara ini berlangsung terhitung dari tanggal 26 hingga 28 Agustus 2021.

Dirangkai dengan sejumlah kegiatan menarik lainnya diantaranya Webinar, Pameran Virtual hingga Scientific Oral Presentation dan Poster, serta Inspirational Session.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono. Dalam sambutannya, Ia mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi semakin penting di dunia kesehatan pada era industri menuju 5.0.

“Kementerian Kesehatan sangat mengapresiasi langkah IAI dengan menyelenggarakan pertemuan ilmiah tahunan ini. Sebagai upaya untuk memajukan dan mentransformasikan praktek kefarmasian di Indonesia. Kami harapkan pertemuan ini dapat menjadi momentum bagi apoteker untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama penanganan pandemi saat ini. Termasuk pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan kefarmasian,” ucap Dante penuh harapan.

Apoteker dalam hal ini diharapkan Dante dapat mengatasi tantangan atas pembatasan antar manusia dalam meminimalisir potensi penularan Covid-19 selama ini. Lagi-lagi dengan penggunaan teknologi informasilah disebutkannya dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan tersebut.

“Apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan yang melayani masyarakat secara langsung diharapkan juga dapat beradaptasi untuk mengimplementasikan teknologi informasi secara komprehensif dan holistik,” pungkasnya. (resa/pt)