Teknologi

Hakteknas Ke 26 Jadi Momentum Maksimalkan Pengembangan Teknologi Nasional

  •   resa septy
  •   10 Agustus 2021
  •   8:55pm
  •   Teknologi
  •   386 kali dilihat
  •  

Samarinda - Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 26 menjadi momentum spesial tentunya bagi insan riset dan inovasi tanah air.

Pasalnya, peringatan Hakteknas yang jatuh pada 10 Agustus 2021 ini juga bertepatan dengan lahirnya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai lembaga pelaksana penelitian, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap) iptek yang terintegrasi sebagaimana amanat UU Nomor 11 Tahun 2019.

Dengan mengusung tema “Integrasi Riset untuk Indonesia Inovatif”, peringatan Hakteknas ke 26 ini digelar secara virtual diikuti oleh pejabat di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional maupun Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah termasuk juga Rektor di sejumlah perguruan tinggi, serta seluruh Kepala Daerah Provinsi, dan Kab/Kota.

Pada kesempatan ini, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor didampingi Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal, Kepala Balitbangda Kaltim Abdullah Sani, dan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Nazrin turut mengikuti jalannya rangkaian acara tersebut di Ruang HoB Kantor Gubernur, Selasa (10/8).

“Kuncinya adalah teknologi. Momentum peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan teknologi nasional,” ucap Presiden RI Joko Widodo pada kesempatannya menyampaikan arahan sekaligus meresmikan BRIN dan membuka kick-off Rangkaian Hakteknas ke 26.

Orang nomor satu di Indonesia ini kemudian secara khusus meminta BRIN untuk segera melakukan konsolidasi serta integrasi kekuatan riset dan inovasi nasional. Ia mengarahkan BRIN agar dapat menyiapkan strategi akuisisi yang cepat dan akurat. Dalam hal ini disebutkannya bahwa BRIN harus berani memotori akuisisi teknologi maju yang belum dimiliki Indonesia dan kemudian mengembangkannya.

“Kita tidak boleh terus menerus menjadi konsumen teknologi. Kita harus menjadi produsen teknologi dan bahkan semakin berdaulat dalam hal teknologi. Cari cara-cara cerdas untuk melakukan akuisisi teknologi secara murah dan menjadikan kita sebagai produsen teknologi yang mandiri,” tegasnya.

Selain itu, BRIN juga dikerahkannya untuk segera mensinergikan peneliti di lembaga-lembaga pemerintah, swasta, startup teknologi, talenta, diaspora dan anak-anak muda yang militan sebagai langkah dalam menghasilkan karya nyata yang menyejahterakan rakyat.

“Selamat Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke 26, mari kita konsolidasikan kekuatan nasional kita untuk menjadikan kita sebagai produsen teknologi bagi Indonesia yang tangguh, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang terus tumbuh,” tutupnya. (resa/as)