Statistik

Neraca Perdagangan Kaltim Surplus US$ 1,17 Miliar

  •   prabawati
  •   16 April 2021
  •   10:03pm
  •   Statistik
  •   669 kali dilihat

SAMARINDA--Neraca Perdagangan ekspor-impor Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Februari 2021 mengalami surplus sebesar US$ 1,17 miliar.

Angka ini mengalami kenaikan dibanding neraca perdagangan pada bulan Januari 2021 yang surplus sebesar US$ 1,15 miliar.

"Secara kumulatif dari  bulan Januari – Februari 2021 neraca perdagangan Provinsi Kalimantan Timur tercatat surplus sebesar US$ 2,31 miliar,"ungkap Kepala Badan Pusat Statiatik (BPS) Kaltim Anggoro Dwithjahyono dalam rilis resminya belum lama ini.

Surplus US$ 1,17 miliar tersebut berasal dari total ekspor sebesar mencapai US$ 1,29 miliar dan nilai impor Provinsi Kalimantan Timur bulan Februari 2021 senilai US$ 123,72 juta.

Anggoro mengatakan Kenaikan Ekspor bulan Februari 2021 tersebut disebabkan oleh naiknya nilai ekspor komoditas gas dan hasil tambang. Ekspor barang migas bulan Februari 2021 mencapai US$ 46,39 juta, naik 90,72 persen dibanding bulan Januari 2021.

Sementara ekspor barang non migas bulan Februari 2021 mencapai US$ 1,25 miliar, turun 0,19 persen dibanding bulan Januari 2021.

Selanjutnya, Persentase kenaikan nilai ekspor terbesar terjadi pada golongan barang mesin dan peralatan mekanis (84) sebesar 114,28 persen.

Sedangkan, Negara tujuan utama ekspor migas Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Februari 2021 adalah Negara South Korea, (Korea Selatan), Japan dan Tiongkok masing-masing mencapai US$ 18,86 juta, US$ 17,68 juta dan US$ 7,62 juta.

Lalu, Negara tujuan utama ekspor non migas Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Februari 2021 adalah Negara Tiongkok, India dan Malaysia, masing-masing mencapai US$ 495,93 juta, US$ 147,68 juta dan US$ 95,16 juta.

Anggoro melanjutkan, impor Provinsi Kalimantan Timur bulan Februari 2021 mencapai US$ 123,72 juta atau mengalami penurunan sebesar 3,41 persen dibanding dengan impor bulan Januari 2021.

Negara asal utama impor migas Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Februari 2021 adalah
Negara Singapore dan Hongkong masing-masing mencapai US$ 1,99 juta dan US$ 0,02 juta.

"Untuk Negara asal utama impor non migas Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Februari 2021 adalah dari Negara South Korea (Korea Selatan), Sweden (Swedia) dan Tiongkok masing-masing mencapai US$ 34,11 juta, US$29,67 juta dan US$ 14,06 juta," terangnya (Prb/pt)