Politik

Pendidikan Kewarganegaraan Bentuk Warga yang Demokratis 

  •   Teguh Prasetyo
  •   17 Maret 2022
  •   10:41am
  •   Politik
  •   208 kali dilihat
  •  

Samarinda - Tahun ini (2022)  diperkirakan akan terjadi peningkatan suhu politik, bahkan ini sudah mulai terasa sejak pertengahan tahun 2021. Implikasinya publik akan disuguhi berbagai manuver elite dan partai politik. Media Sosial akan menjadi ajang politik yang paling ramai. 

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Setda Prov Kaltim mengadakan Sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Kaltim Tahun 2022 dengan tema 'Menuju Kalimantan Timur Sebagai Barometer Demokrasi Nasional' yang berlangsung di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Kamis (17/3/2022). 

Plt Assisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov Kaltim, Deni Sutrisno membuka  sosialisasi tersebut.

Indeks Demokrasi Indonesia di Kalimantan Timur pada tahun 2020 berada di posisi ketiga secara nasional setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat apa yang demikian menunjukkan kehidupan berdemokrasi di Kalimantan timur berjalan dengan baik,& bangga Deni mengawali sambutan. 

Oleh karena itu, dalam kapasitasnya sebagai ibukota Negara Republik Indonesia maka Kaltim juga layak menjadi Barometer demokrasi IDI di Indonesia, tambahnya. 

Untuk mendukung terbangunnya kehidupan berdemokrasi dan berpolitik, telah disusun suatu alat ukur demokrasi di Indonesia untuk membaca capaian dan menyusun program perencanaan dalam pembangunan politik dengan nama Indeks Demokrasi Indonesia.

IDI merupakan indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Sebagai alat ukur, IDI berhadapan dengan persoalan metodologis yang pada akhirnya terhubung dengan soal representasi situasi praktis demokrasi di daerah-daerah, sambungnya.

Peningkatan kesadaran berdemokrasi masyarakat yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi masyarakat yang demokratis diperlukan berbagai upaya,& tukasnya. 

Melalui pendidikan kewarganegaraan untuk membentuk warga negara yang demokratis berkeadaban dan bertanggung jawab bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara demokrasi harus dijadikan prinsip hidup, urai Deni

Deni berpesan agar bersama terus lakukan buktikan dalam bertindak dan melengkapi berbagai hal atau isu-isu yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara terlebih kita sudah merasakan suhu politik di tanah air.(tp/pt)