Pendidikan

Mahasiswi Kaltim Menuju Istanbul Youth Summit 2022

  •   Teguh Prasetyo
  •   9 Februari 2022
  •   7:29pm
  •   Pendidikan
  •   196 kali dilihat
  •  

Samarinda - Istanbul Youth Summit (IYS) 2022 yang merupakan Konferensi Tingkat Tinggi Pemuda Istanbul diprakarsai oleh Yayasan Youth Break the Boundaries (YBB) akan berlangsung pada tanggal 14 hingga 17 Februari 2022 mendatang.

Dua pemudi Kalimantan Timur yang merupakan mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman, Alifah Nur Fajrina Idzni dan Alicha Elvydayanti Rahmi akan menghadiri kegiatan yang mengusung tema Development Response Plan of the Youth in Crisis Recovery itu.

Selasa (8/2/2022), kedua Mahasiswi tersebut beraudiensi dengan Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rasman dalam rangka meminta dukungan dari Dispora Kaltim kepada keduanya.

Rasman pun menyambut baik rencana tersebut dan mendukung keduanya untuk dapat sukses membawa Kaltim dan Indonesia di Istanbul Youth Summit 2022 akan diikuti 300 peserta yang berasal tidak kurang dari 15 negara berbeda. 

"Saya tentu atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berharap kalian akan melahirkan kreativitas, daya juang serta terpenting inovasi masukan bagi permasalahan yang diangkat," harap Rasman ketika menemui keduanya di ruang kerjanya.

Rasman pun meminta selama dalam kegiatan Alifah dan Alicha selalu disiplin menjaga protokol, karena kesehatan penting untuk terus berkarya, tambahnya.

"Jaga nama baik Kaltim dan Indonesia, tunjukkan pemuda Kaltim memiliki kualitas dan siap menjadi bagian dari Ibu Kota Negara. Pemuda Kaltim mampu dan sanggup ambil bagian dalam pembangunan, tak hanya di Kaltim dan Indonesia tapi juga Dunia," pesannya.

Tema pokok yang dibahas dalam Istanbul Youth Summit 2022, dengan beberapa sub tema tersebut antara lain Kesehatan Masyarakat, Ekonomi, Pendidikan, Kebijakan Publik dan Kesehatan Mental.

Sebagai informasi IYS yang menjadi pembuka dari rentetan KTT Internasional tersebut akan membahas sejumlah sub tema pokok antara lain Kesehatan Masyarakat, Ekonomi, Pendidikan, Kebijakan Publik dan Kesehatan Mental. (tp/pt)