Pembangunan

Presiden Joko Widodo Satukan Tanah Air di Kendi Nusantara

  •   Teguh Prasetyo
  •   14 Maret 2022
  •   11:21am
  •   Pembangunan
  •   163 kali dilihat
  •  

Penajam - Presiden RI Joko Widodo bersama Istri Iriana Joko Widodo dan Gubernur se Indonesia melakukan prosesi penyatuan tanah dan air kedalam kendi di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Senin (14/3/2022). 

Prosesinya adalah Gubernur membawa tanah dan air dari masing-masing wilayah dimana diambil dari titik-titik lokasi yang tentunya sesuai dengan kearifan lokal dan budaya masing-masing kemudian diserahkan ke Presiden Joko Widodo lalu dimasukan kedalam Kendi Nusantara. 

"Pada hari ini Senin 14 Maret tahun 2022 kita hadir bersama-sama disini ini dalam rangka sebuah cita-cita besar dan pekerjaan besar yang yang akan kita segera mulai yaitu pembangunan Ibu Kota Nusantara disini bersama-sama dengan 34 Gubernur dari 34 provinsi di seluruh tanah air," ujar Presiden RI Joko Widodo. 

Tampak mendampingi Presiden Joko Widodo untuk menuangkan tanah dan air adalah Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. 

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Gubernur, ini merupakan bentuk dari Kebhinekaan kita dan persatuan yang kuat diantara kita dalam rangka membangun ibu kota Nusantara," imbuh orang nomor satu di Indonesia. 

Presiden dan para Gubernur juga dijadwalkan untuk melakukan penanaman pohon bersama di lokasi yang tak jauh dari tugu Titik Nol, sambungnya. 

Ini kolaborasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah TNI - POLRI, Swasta dan seluruh masyarakat dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Negara ini akan sangat membantu agar apa yang kita cita-citakan ini bisa segera terwujud, tambahnya dengan penuh semangat.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe. (tp/pt)