Pelatihan

Metode ATM Jadi Pilihan, Usahawan Sukses Bangun Bisnis yang Berbeda

  •   resa septy
  •   19 Januari 2022
  •   9:40pm
  •   Pelatihan
  •   163 kali dilihat
  •  

Samarinda - Salah satu cara untuk sukses berwirausaha atau berbisnis adalah membuat diri kita berbeda. Itulah yang berulang kali disampaikan oleh Awiek Hadi Widodo yang merupakan sosok pendiri program JikaMaka (Jika Belajar Maka Bisa) asal Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan.

Pernyataan tersebut dituturkannya ketika menjadi pemateri dalam pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin di Hotel Ibis Samarinda, Rabu (19/1).

“Metode ATM, Amati Tiru dan Modifikasi. Amati gampang, tiru gampang, tapi yang paling penting modifikasi. Jadikan diri anda sendiri berciri khas. Itu yang dilakukan kalau mau sukses membangun usaha,” ucap Awiek menerangkan kepada para peserta pelatihan.

Metode ATM ini menjadi modal, bagaimana pelaku usaha untuk mempelajari jenis usaha yang sudah ada sebelumnya, mengkaji input dan output suatu usaha. Selain itu juga menganalisa trenpopulasi maupun tren ekonomi, bahkan pada step meniru hingga memodifikasi 4P (Place,Price,Product dan Promotion).

Pria kelahiran Jember ini kemudian menegaskan perlunya pelaku usaha melakukan analisis SWOT sebelum membangun bisnisnya. Mulai dari menganalisa apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, hingga ancamannya.

Dalam hal ini, para peserta diajaknya untuk merubah cara-cara lama dan berani melakukan perubahan terutama pada gaya pemasaran. Pelaku usaha diutarakannya harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, modernisasi pun juga menjadi pilihan, sambungnya membeberkan.

“Buatlah logo yang elegan sebagai cerminan diri. Pikirkan apa yang menjadi ciri khas. Bangun relasi dengan customer kemudian. Lalu apa yang menjadi kelemahan tim, jadikan itu sebagai sebuah potensi. Kita tidak bisa berdiri sendiri untuk berkembang, lakukan kolaborasi,” tutupnya berpesan. (resa/pt)