Narkoba

Wapres: Perang Lawan Narkoba Perlu Kerjasama

  •   prabawati
  •   28 Juni 2021
  •   11:15am
  •   Narkoba
  •   176 kali dilihat
  •  

Samarinda--Mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia bahkan Indonesia. Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021 dilaksanakan secara virtual.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kaltim HM. Jauhar Effendi didampingi Wali Kota Samarinda H. Andi Harun turut mengikuti Peringatan HANI di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/6)

Tampak hadir Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim Brigjen Pol. Wisnu Andayana, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Sutoyo dan serta Forkopimda.

Dalam arahannya Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan perang melawan narkoba di Indonesia memerlukan kerjasama sinergis antara seluruh pihak baik di tingkat regional, nasional dan internasional

"Terutama dalam kegiatan penyelidikan, tukar menukar informasi dan operasi bersama," kata Wapres

Upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba, menurutnya, harus dilakukan secara tegas kepada para pelaku. Selain itu tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari penyahgunaan narkoba juga harus diperangi.

Selain itu, perang terhadap peredaran narkoba di Indonesia juga memerlukan kerjasama dengan berbagai negara karena sebagian besar narkoba berasal dari luar negeri, antara lain sindikat kawasan segitiga emas dan bulan sabit emas.

Oleh karena itu Wapres meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) dan seluruh komponen bangsa terkait untuk terus berperan aktif serta bekerja secara nyata dan serius guna memerangi sindikat narkoba.

"Jangan cepat berpuas diri, jangan lengah, tetap waspada dan terus tingkatkan prestasi yang telah dicapai,"ungkapnya. (Prb/ty)