Lingkungan

KTH Delta Mahakam Duduki Juara Terbaik III Wana Lestari 2021

  •   resa septy
  •   20 Agustus 2021
  •   9:52am
  •   Lingkungan
  •   637 kali dilihat
  •  

Samarinda - Kelompok Tani Hutan (KTH) Delta Mahakam Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara berhasil memperoleh Juara Terbaik III Kategori Izin Usaha Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan pada Lomba dan Apresiasi Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2021.

KTH binaan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Delta Mahakam Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur ini merupakan salah satu dari 1.888 pemegang Izin Perhutanan Sosial skema Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) yang telah melibatkan kurang lebih 225.541 kelompok keluarga se-Indonesia.

Agung Cahyadi Nugroho selaku Ketua KTH Delta Mahakam didampingi Kepala KPHP Delta Mahakam, Susilo Pranoto beserta Penyuluh Kehutanan Meni Hendrawati dan Kepala Dinas Kehutanan Prov Kaltim, Amrullah menerima penghargaan yang diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya secara virtual di Ruang Rapat Ulin Dinas Kehutanan Prov Kaltim, Kamis (19/8).

“Alhamdulillah kami, KTH Delta Mahakam bisa mendapatkan terbaik ketiga tingkat Nasional Lomba Wana Lestari Tahun 2021 ini berkat dukungan dari semua pihak. Semua ini kami dapatkan tidak secara instan, semuanya butuh proses dan pengorbanan,” ucap Ketua KTH Delta Mahakam, Agung Cahyadi Nugroho saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.


Ada harapan yang digantungkan olehnya terutama terhadap produk-produk yang dihasilkan KTH Delta Mahakam dari bahan baku nipah. Mulai dari buah, lidi, daun dan sebagainya, agar dapat menjadi salah satu ikon di wilayah Handil Muara Jawa khususnya dan wilayah Kaltim pada umumnya.

Agung juga mengharapkan agar pendampingan juga dapat terus diberikan hingga KTH Delta Mahakam memperoleh Juara 1 tingkat Nasional pada ajang lomba berikutnya. 

Selain itu, adapun kendala dalam pengembangan usaha disampaikan Agung yang dinantikannya dapat terpenuhi melalui bantuan dari berbagai pihak. Salah satunya ialah dalam pemenuhan Kapal Wisata sebagai roda pengembangan KUPS Ekowisata Nipah Tanggo.

“Selama ini kami kesulitan untuk mengembangkan KUPS Ekowisata Nipah Tanggo dan juga untuk memanen buah, daun dan lidi nipah yang berada di sarang buaya. Semoga ada pihak-pihak yang mau membantu kami dengan memberikan bantuan Kapal Wisata,” tambah Agung menyambungkan harapannya.

Kendati demikian, ucapan terima kasih tak lupa dilontarkan olehnya, khususnya kepada Penyuluh Kehutanan pendamping yang tak kenal lelah, KPHP Delta Mahakam, Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, BPSKL Wilayah Kalimantan, dan PT Pertamina Hulu Mahakam, hingga pihak-pihak lainnya yang tak bisa disebutkan satu per satu dalam memberikan dukungan, tutupnya. (resa/pt)