Kesehatan

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Melalui Edukasi Gizi Seimbang

  •   prabawati
  •   2 Desember 2022
  •   11:28am
  •   Kesehatan
  •   2339 kali dilihat

Samarinda - Gerakan masyarakat hidup sehat (germas) sebagai upaya mewujudkan gizi seimbang di semua tatanan guna meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Apalagi di masa pandemi covid-19 ini, perlu pengetahuan dalam peningkatan gizi, menyadari pentingnya hal tersebut Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Pertemuan Edukasi Gizi Seimbang di Semua Tatanan Gerakan Masyarakat hidup Sehat (Germas) Kaltim, digelar di Hotel Mercure, Jum'at (2/12).

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Jaya Mualimin dalam arahannya mengatakan kegiatan sangat penting untuk melakukan satu kemitraan dan mengedukasi masyarakat agar bisa memberikan kontribusi yang positif dalam promosi dan mensukseskan program kesehatan atau pembangun kesehatan di Kaltim.

"Ini penting sekali agar kampanye dan promosi kesehatan betul-betul menjadi keperluan masyarakat bukan hanya sebagai program bagi Dinkes saja,"tuturnya.

Status gizi masyarakat merupakan salah satu penentu keberhasilan memperoleh SDM yang berkualitas di masa yang akan datang, sementara itu perkembangan masalah gizi (stunting, gizi kurang, dan gizi lebih) dibeberapa daerah masih belum menunjukan hasil yang dapat menunjukan keadaan keberhasilan yang menggembirakan.

Lanjutnya, keperluan promosi maupun edukasi terhadap masyarakat menjadi hal utama dalam mendidik, mengedukasi seluruh komponen yang ada di masyarakat, karena tanpa pengetahuan yang terupdate dari masyarakat semua program tidak mungkin berjalan dengan baik.

Penanggulangan masalah gizi harus didukung bersama-sama Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, Dunia Pendidikan, Media Massa, Masyarakat Umum, dan lainnya.

Hal ini semua dilakukan agar penurunan stunting dapat dipercepat dan dapat terjadi secara merata di seluruh wilayah Provinsi Kaltim. Selain itu keberhasilan upaya Percepatan Penurunan Stunting dan masalah gizi tidak bisa diselesaikan oleh Dinas kesehatan  saja, tapi diperlukan dukungan lintas sektor terkait termasuk Organisasi Profesi, Dunia Pendidikan, Dunia Usaha dan Media Massa.

Kegiatan diikuti 52 peserta terdiri dari Perangkat daerah, Organisasi Profesi, Tenaga Kesehatan maupun media massa. Menghadirkan 4 narasumber dari Dinkes Kaltim, Diskominfo Kaltim, Biro Adpim dan KPID Kaltim. (Prb/ty).