Kesehatan

Jalan Sehat, Puncak Rangkaian HKN Kaltim

  •   Khajjar Rohmah
  •   21 November 2022
  •   11:11am
  •   Kesehatan
  •   516 kali dilihat

Samarinda – Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 58 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diisi dengan jalan sehat bersama yang diikuti sejumlah instansi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, dr. Jaya Mualimin menyampaikan,  selain jalan sehat, peringatan HKN diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan.

Berbagai kegiatan tersebut di antaranya, penilaian tenaga kesehatan teladan tingkat Provinsi Kaltim, Aksi Bergizi  tingkat SMP/SMA, penilaian Kawasan Tanpa Rokok. Kemudian, Apel HKN yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan bagi tenaga kesehatan teladan dan apresiasi bagi stakeholder/mitra dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Jalan sehat sebagai puncak peringatan HKN ke 58 dilaksanakan untuk menggaungkan kembali Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Kegiatan jalan sehat ini juga diisi dengan pelayanan kesehatan, pameran alat kesehatan, UMKM, institusi kesehatan, dan organisasi profesi,” kata dr. Jaya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Jalan Sehat, Minggu (21/11/2022).



Memperingati momen HKN di Kaltim, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi mengatakan, selain prioritas penanganan COVID-19, pada saat yang sama pemerintah provinsi juga terus melakukan upaya penanganan masalah kesehatan lainnya. Seperti, penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), menurunkan angka stunting pada balita, memperbaiki pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta meningkatkan kemandirian penggunaan produk farmasi, dan alat kesehatan dalam negeri.

“Pemerintah saat ini sedang melakukan transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada 6 (enam) pilar, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif dan berkeadilan, sekaligus sebagai bentuk kesiapan pemerintah dalam menghadapi masalah kesehatan dimasa yang akan datang,” ujar Hadi saat membuka agenda Jalan Sehat di Halaman Kantor Dinkes Kaltim Samarinda.



Adapun fokus 6 (enam) pilar transformasi kesehatan adalah transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan dan transformasi teknologi kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut Wagub Hadi juga mengimbau kepada masyarakat  untuk terus peduli dan berusaha hidup sehat melalui gerakan masyarakat hidup sehat. Yaitu, melakukan aktifitas fisik, makan buah dan sayur, serta, melakukan cek kesehatan berkala. (KRV/pt)