Keluarga

DPKD Kaltim Gelar Talkshow Peringatan Hari Ibu

  •   pipito
  •   27 Desember 2021
  •   7:27pm
  •   Keluarga
  •   135 kali dilihat
  •  

Samarinda – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Talkshow dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-93 Tahun 2021. Kegiatan dilaksanakan secara daring dan luring yang diikuti lebih dari 100 orang partisipan Zoom meeting dan 30 orang peserta hadir secara langsung.

Kegiatan yang bekerjasama dengan PT. Pupuk Kalimantan Timur (Persero) mengambil tema "Ibuku Perpustakaan Pertamaku". Bertempat di sudut baca PKT corner Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Kaltim Jl. Ir. H. Juanda No. 4 lantai 3 Samarinda, Senin (27/12/2021).

Hadir pada kegiatan tersebut sebagai Narasumber Wakil Ketua I PKK Prov. Kaltim, Hj. Erni Makmur Hadi Mulyadi, Ibu Kuntari Laksmitadewi Wahyuningdyah selaku Ketua Persatuan Istri Karyawan (PIKA-PKT), Hj. Mariani selaku Ketua Atpusi Kab. Berau dipandu Moderator Hj. E Mustika Wati selaku Kabid Layanan Otomasi dan Kerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Kaltim. 

Wakil Ketua I TP PKK, Erni Makmur  menyampaikan tentang peranan penting seorang Ibu dalam rumah tangga, khususnya dalam bidang Pendidikan bagi anak.

“Peranan Ibu Tangguh, bahwa Kualitas anak sang pemilik masa depan sangat  bergantung dari perlakuan ibu, semakin dini anak diberikan input-input positif maka  semakin kuat tertanam dalam dirinya yang akan mempengaruhi kepribadiannya kelak. Ibu adalah wanita luar biasa, wanita yang harus selalu tampil bahagia di hadapan putra putrinya. Tampil sehat diantara deret wajah putra putrinya bahkan ketika jiwanya lelah akan selalu memberi kekuatan dan semangat,”terangnya.

 Menurutnya Ibu harus berbekal ilmu agama, lebih mendekatkan diri kepada Tuhan menambahkan porsi beribadah, Ibu bersabar dalam setiap proses mendidik buah hati. Akan tetapi terlalu berorientasi pada hasil itu tidak baik. Ibu akan cenderung stres jika target belum dicapai. Bahkan akan keluar bahasa ancaman yang akan merusak kepribadian anak.

Ibu juga harus belajar teknologi, bagaimanapun juga semua informasi dunia sudah bisa di akses dalam genggaman. Minimal ibu menguasai gadget dan mengikuti perkembangan dunia maya. Supaya ibu bisa menyesuaikan cara mendidik anak pada zamannya, tutur beliau.

Sementara  itu, Endang Murtiningsih selaku Senior Vice President SDM PT. PKT menyampaikan peranan Ibu yang menjadi teman pertama sang buah hati, pentingnya peranan seorang ibu dalam mendampingi tumbuh kembang seorang anak, kaitannya dalam peningkatan literasi dan minat baca putra putrinya untuk menciptakan generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.

Pada pemateri selanjutnya, hadir secara virtual Kuntari Laksmitadewi Wahyuningdyah selaku Ketua Persatuan Istri Karyawan (PIKA-PKT). Wanita yang akrab disapa Tata tersebut memberikan tips kepada para ibu untuk menjaga komunikasi dengan putera-puterinya dimanapun berada. Tidak lupa beliau berpesan kepada para peserta agar ibu rajin menambah wawasan dengan membaca buku, hal tersebut menurutnya dapat menjadikan filter pengaruh buruk dari efek negatife penyebaran informasi negatif dari sosial media.

Adapun pemateri ketiga hadir secara langsung Hj. Mariani yang merupakan penggiat literasi yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kab. Berau.

Dalam pemaparannya, ia menyampaikan 6 (enam) tonggak literasi dasar diantaranya Literasi Baca Tulis, Literasi Numerasi, Literasi Sains, Literasi Digital, Literasi Finansial, Literasi Budaya.

“Para ibu diharapkan dapat menggali informasi untuk mendampingi perkembangan putera-puterinya agar tetap berada di jalan yang lurus khususnya diera kemajuan zaman dan tekonologi yang semakin canggih yang dapat berdampak negatif apabila para ibu tertinggal informasi akibat rendahnya literasi informasi, "harapnya.(dpkdkaltim/pt)