Budaya

PKD Kaltim Upaya Melestarikan dan Menyemarakan Seni dan Budaya Kaltim

  •   pipito
  •   5 Juni 2022
  •   7:11pm
  •   Budaya
  •   1135 kali dilihat

Balikpapan – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kalimantan Timur tahun 2022 yang berlangsung di Kota Balikpapan, sukses pelaksanaan dimulai tanggal 31 Mei- 04 Juni 2022 di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC/DOME), Kamis (03/06/2022) malam.

"Sehingga, anak-anak murid dapat menampilkan karya seni milik sendiri. Jadi ada generasi penerus yang akan melanjutkan kegiatan seperti ini," ungkapnya saat menutup kegiatan tersebut.

Lebih lanjut ia menambahkan kegiatan ini dilaksanakan eventnya setiap tahun dan bukan dari kelompok seniman dan seniwati senior, melainkan tampilan karya seni anak-anak murid kita, tutur Anwar Sanusi.

Dalam penutupan PKD Provinsi Kaltim 2022 kali ini juga ditampilkan seni budaya mulai dari tari tradisional hingga musik tradisional.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan,  Purnomo saat menghadiri penutupan PKD Provinsi Kaltim 2022 mengatakan, kegiatan PKD Provinsi Kaltim diikuti 10 Kabupaten Kota di Kaltim. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyemarakan seni dan budaya yang ada di Kaltim.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian upaya kita setelah Pandemi Covid-19 agar bisa melestarikan kembali dan menjaga, menyebarluaskan keragaman budaya yang ada Indonesia khususnya di Kaltim,” ungkap Purnomo.

Adapun berbagai kegiatan dilaksanakan dalam PKD Provinsi Kaltim, mulai lomba-lomba permainan rakyat tradisional seperti sumpit, engrang, ketapel dan gasing untuk tingkat SMK dan SMA se Kaltim. Termasuk lomba melukis, fotografi dan film pendek.

“Kita mendukung kegiatan ini, karena salah satu tujuannya untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai budaya yang ada di Indonesia khususnya di Kaltim,”  terang Purnomo.

Purnomo menuturkan rencananya agenda PKD Provinsi Kaltim  akan dilaksanakan setiap tahun dan tempat pelaksanaan setiap tahun berbeda, sehingga dapat berkeliling semua Kabupaten Kota yang ada di Kaltim.

“Perlombaan tradisional nanti akan kita maksimalkan di sekolah, apalagi tadi siswa kita banyak mendapatkan juara, sehingga dapat berkontribusi,” jelas Purnomo. (pt)

Foto;IST