Selaraskan Strategi Komunikasi Ramadan dan Lebaran 2026, Pemerintah Gaungkan “Nyaman Bersama”
Samarinda – Untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Ramadan, pelaksanaan puasa, hingga perjalanan mudik tahun 2026 berjalan lancar, Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur turut ambil bagian dalam kegiatan penyelarasan Strategi Komunikasi Pemerintah yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI) bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada Senin (23/02/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan arah komunikasi pemerintah pusat dan daerah, agar arus informasi yang disampaikan kepada masyarakat selaras, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika di lapangan.
Dalam forum tersebut, perwakilan Kemendagri, Silviany Dianita, menegaskan bahwa komunikasi publik memiliki peran krusial, terutama pada momen Ramadan dan Lebaran yang setiap tahunnya diwarnai peningkatan mobilitas masyarakat.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Salah satu daerah tujuan utama pemudik adalah Provinsi Jawa Tengah. Lonjakan mobilitas ini menuntut kesiapan lintas sektor, termasuk dalam penyampaian informasi yang akurat dan cepat kepada masyarakat.
Selain tingginya arus mudik, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Curah hujan yang tinggi di sejumlah wilayah mengharuskan pemerintah melakukan mitigasi risiko secara maksimal agar perjalanan masyarakat tetap aman dan terkendali.
“Tugas pemerintah adalah memastikan perjalanan masyarakat berlangsung dengan aman dan nyaman, sekaligus menjamin ibadah selama Ramadan dapat dijalankan dengan tenang,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, pemerintah menyiapkan stimulus sebesar Rp911,1 miliar dalam bentuk diskon transportasi. Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas selama periode mudik dan balik.
Tahun ini, pemerintah mengusung semangat dan tagline utama “NyamanBersama” sebagai narasi komunikasi nasional. “Nyaman” mencerminkan komitmen menghadirkan rasa aman dan kondusif, sementara “Bersama” menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
Strategi komunikasi ini juga bertujuan membangkitkan suasana kegembiraan, kebersamaan, dan optimisme publik dalam merayakan Lebaran. Pemerintah ingin memastikan kehadiran negara terasa di setiap momen, mulai dari stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, kelancaran transportasi, hingga optimalnya layanan publik.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan komunikasi dari pusat hingga daerah, diharapkan seluruh program dapat berjalan dengan baik sehingga Ramadan dan Idulfitri 2026 berlangsung tertib, aman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. (sef)








