Kemenag Apresiasi Komitmen Gubernur Harum Majukan Pendidikan Lewat Gratispol
SAMARINDA – Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Muchlis Muhammad Hanafi, mengapresiasi komitmen Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud (Harum) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Gratispol Pendidikan.
“Kami sangat bangga atas komitmen Bapak Gubernur. Ini harus disambut dengan antusias oleh anak-anak Kaltim agar semakin banyak yang melanjutkan pendidikan ke Mesir, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo,” ujar Muchlis saat berbincang dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, di ruang kerja Gubernur Kaltim, Selasa (30/6/2026).
Sekretaris Jenderal Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia itu berharap semakin banyak generasi muda Kaltim yang menempuh pendidikan di Al-Azhar.
Menurutnya, lulusan kampus tersebut diharapkan mampu menjadi guru, dosen, ulama, maupun intelektual yang memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Lulusan Universitas Al-Azhar Kairo dikenal sebagai ulama dan cendekiawan moderat, pendakwah yang membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin, serta tokoh intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya
Sementara itu, Gubernur Kaltim H. Rudy Mas'ud (Harum) menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri, termasuk di Universitas Al-Azhar Kairo, melalui Program Gratispol Pendidikan.
“Kami sangat mendukung. Tidak kurang dari Rp1,5 triliun telah kami siapkan untuk membiayai pendidikan gratis bagi anak-anak Kaltim,” ungkap Gubernur Harum
Gubernur menilai Kairo merupakan salah satu pusat peradaban dan pendidikan Islam dunia, sehingga menjadi destinasi strategis bagi generasi muda Kaltim yang ingin memperdalam ilmu keislaman.
“Pemerintah Provinsi juga memberikan bantuan sekitar Rp13 juta per tahun bagi mahasiswa asal Kaltim yang menempuh pendidikan di Kairo, khususnya di Universitas Al-Azhar,” jelas Gubernur Harum
Meski begitu, Gubernur menyanyangkan masih rendahnya minat generasi muda Kalimantan untuk melanjutkan studi di Mesir.
“Saya melihat minat anak-anak kita, bukan hanya di Kaltim tetapi juga di Kalimantan, masih sangat sedikit yang memilih kuliah di Al-Azhar Kairo. Saat ini jumlahnya sekitar 100 orang. Ini tentu perlu kita dorong bersama,” ujar Gubernur
Ke depan, Gubernur Harum berharap para lulusan Al-Azhar dapat kembali ke Kalimantan Timur untuk mengabdikan ilmu yang diperoleh serta berperan dalam pembangunan daerah dan pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Dasmiah, Analis Kebijakan Kementerian Agama RI Helmi Saltian, serta jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur. (Lptq/prb/ty)
Foto: Istimewa








