Mendagri: 63 Ribu Dokumen Kependudukan Dipulihkan Gratis
Hingga saat ini, kata dia tercatat lebih dari 60 ribu dokumen
kependudukan telah diproduksi kembali tanpa dipungut biaya.
Dokumen tersebut meliputi Kartu Keluarga, KTP elektronik, akta
kelahiran, akta kematian, serta dokumen kependudukan lainnya sesuai kebutuhan
masyarakat.
"Kami akan terus bekerja, artinya membantu masyarakat yang
kehilangan dokumen, supaya mereka punya data-data dokumen mereka dan sekali
lagi tidak dipungut bayaran," kata dia.
Dalam pelaksanaannya, lanjut dia, sebagian besar unit kependudukan
dan catatan sipil (dukcapil) di daerah terdampak tetap dapat beroperasi atau
dalam proses pemulihan.
Dari 52 daerah terdampak, hanya tiga unit dukcapil yang sempat
tidak berjalan optimal, yakni di Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur,
dan Kota Langsa.
Adapun unit dukcapil di daerah lain, termasuk di Sumatera Utara
dan Sumatera Barat, dilaporkan tetap berjalan, dengan beberapa kendala teknis
yang telah diperbaiki.
"Di Sumatera Utara juga bagus. Kota Sibolga ada masalah
sedikit tapi sudah kita perbaiki. Kemudian kalau di Sumatera Barat
alhamdulillah tidak ada peralatan yang rusak," ucap Tito.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya
menyampaikan berbagai capaian nyata yang sudah didapat dalam satu bulan pertama
penanganan bencana di tiga provinsi tersebut, salah satunya di sektor
infrastruktur jalan nasional.








