Diskominfo Kaltim Terima Kunjungan SMK N 1 Tenggarong, Puluhan Siswa Pelajari Teknologi Informasi Pemerintahan

Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan puluhan siswa kelas XI Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dari SMK Negeri 1 Tenggarong, Selasa (18/11/2025). 

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Wiek, Kantor Diskominfo Kaltim, Jalan Basuki Rahmat Nomor 41 ini disambut dengan baik oleh Sekretaris Diskominfo Kaltim Edy Hermawanto Noor, Plt. Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Fery, serta Plt. Kepala Bidang TIK Bambang Kukilo Argo Suryo.

Dalam sambutannya, Sekretaris Diskominfo Kaltim Edy Hermawanto Noor mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai wujud pembelajaran langsung mengenai dunia teknologi informasi khususnya di sektor pemerintahan. 


Ia menilai bahwa siswa SMK perlu melihat bagaimana sistem informasi, pengelolaan data, dan transformasi digital diterapkan di instansi pemerintah, sehingga wawasan mereka semakin terbuka dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.

Dalam kesempatan tersebuut, pada sesi pemaparan, Plt. Kepala Bidang Aptika Diskominfo Kaltim, Fery, menjelaskan berbagai layanan digital yang dikelola oleh bidangnya. Ia menyampaikan bahwa Aptika mengelola sejumlah aplikasi penting, termasuk layanan website resmi pemerintah. Fery menegaskan bahwa setiap pemerintah daerah hingga tingkat kementerian wajib memiliki portal resmi sebagai sumber informasi publik.

“Untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, portal resminya adalah kaltimprov.go.id. Melalui website ini, masyarakat dapat mencari informasi mengenai program pembangunan, capaian kinerja, hingga visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur,” jelas Fery sapaan akrabnya.


Selain itu, pihaknya juga mengelola layanan tanda tangan elektronik (TTE) yang kini digunakan hampir di seluruh instansi pemerintah. Menurut Fery, dokumen elektronik yang menggunakan TTE bersertifikasi memiliki kekuatan hukum yang sama dengan dokumen bertanda tangan manual dan berstempel basah, sesuai Undang-Undang ITE.

“Sekarang dokumen pemerintah sudah berbentuk digital dan dilengkapi kode QR sebagai identitas legal. Ini berbeda dengan konsep tanda tangan konvensional, namun secara hukum tetap sah,” ujarnya.

Adapun dalam kunjungan tersebut para siswa juga diajak berdiskusi mengenai pengembangan aplikasi, manajemen domain pemerintah, hingga mekanisme keamanan jaringan. 

Senada Wakil Kesiswaan SMK N 1 Tenggarong, Nur Wahyudi, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan agar siswa dapat melihat langsung aktivitas dan penerapan teknologi informasi yang relevan dengan jurusan mereka.

Ia menyampaikan bahwa pemilihan Diskominfo Kaltim sebagai lokasi kunjungan industri merupakan langkah strategis karena bidang TKJ dan RPL memiliki irisan kuat dengan layanan digital pemerintah.

“Kami ingin anak-anak melihat langsung bagaimana teknologi itu diterapkan dan dikelola. Di TKJ dan RPL ada banyak bidang, mulai dari jaringan, aplikasi, website, mobile hingga desktop. Semua itu membutuhkan contoh nyata agar mereka bisa memahami peran masing-masing bidang,” ujar Nur.

Ia menambahkan bahwa siswa yang saat ini sedang mempersiapkan kompetensi untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL). Karena itu, kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran konkret tentang lingkungan kerja berbasis teknologi, sekaligus memotivasi siswa untuk menghasilkan karya yang relevan dan terarah di masa depan. (rey/pt)