Wagub Terima Tim Survey Akreditasi RS Atma Husada

Samarinda – Akreditasi rumah sakit merupakan proses penilaian dan penetapan kelayakan rumah sakit berdasarkan standar pelayanan yang ditetapkan. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menerima kehadiran Tim Survey Akreditasi versi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) kepada Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada (RSJD AHM) di gedung RSJD AHM, Selasa (2/7).

Tim Komisi Aakreditasi Rumah Sakit (KARS) melakukan survey akreditasi versi Snars edisi 1 ini bertujuan memperbaiki pelayanan kesehatan bagi masyarakat RSJD AHM Kaltim.

“Pada prinsipnya Pemprov Kaltim sebagai pemilik rumah sakit sangat mendukung yang menjadi program instansi ini, termasuk dalam hal memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Hadi.

Menurutnya, RSJD AHM telah melakukan hal terbaik untuk masyarakat. Pelayanan yang ada bukan hanya untuk penderita gangguan jiwa saja namun juga bagi penderita penyakit syaraf maupun korban penyalahgunaan narkotika.

“Alhamdulillah hingga sekarang masyarakat tidak pernah megeluh tentang pelayanan rumah sakit ini. Kita harapkan ini terus ditingkatkan. Bahkan untuk pengembangan infrastruktur pendukung juga dialokasikan tahun ini. Kebijakan itu adalah bukti pemerintah mendukung program yang dilaksanakan pihak rumah sakit,” tambahnya.

Hadi bersyukur tim akreditasi puas dengan perkembangan yang dilakukan pihak rumah sakit. Dirinya berharap manajemen tidak lekas berpuas diri terhadap hasil yang dicapai. Sebaliknya, terus bekerja keras guna memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Semoga saja hasil dari survey ini Rumah Sakit Atma Husada Mahakam dapat meraih predikat paripurna,” harap Hadi.

Sementara Direktur RSJD AHM Samarinda Hj Fadilah Manteruna menjelaskan hasil survey akan diketahui hasilnya sekitar satu minggu hingga 10 hari ke depan.

“Kita harapkan Atma Husada Mahakam bisa kembali menerima akreditasi paripurna. Sebelumnya, versi 2012 dan sekarang versi Snars Ed.1. Masa waktu akreditasi ini tiga tahun sekali. Masa berlaku atau aktif akreditasi versi 2012 hingga Agustus 2019. Maka sebelum waktunya habis, Kami uji kembali,” jelas fadilah.

Ditambahkan, adanya penilaian akreditasi dapat mendukung pelayanan bagi pasien yang dirujuk ke rumah sakit Atma Husada Mahakam. Contohnya, kerja sama rumah sakit dengan BPJS. Kepemilikan akreditasi memudahkan BPJS bekerjasama dengan rumah sakit, khususnya akreditasi paripurna.

“Dengan begitu, BPJS mau membayar jaminan kesehatan yang telah dilaksanakan rumah sakit,” tambahnya.(Diskominfo/dir)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =