Lakukan MoU, Komitmen Kaltim Laksanakan PUG

Samarinda – Rapat Koordinasi serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Percepatan Pembangunan Daerah antara Pemprov dan Kabupaten/Kota se Kaltim dengan Kementerian/Lembaga terkait digelar di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Selasa (30/7).

Mewakili Gubernur Kaltim, Plt Asisten I Sekprov Kaltim Fathul Halim menyampaikan penandatangan MoU ini merupakan wujud komitmen pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan di Kaltim.

“Pemprov Kaltim berkomitmen dalam meningkatkan peran serta aktif perempuan dalam pembangunan. Ini sejalan dengan visi 2018-2023, Berani untuk Kaltim Berdaulat. Dengan misi, Berdaulat dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing, terutama Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas,” jelas Fathul Halim.

Menurutnya, pelaksanaan strategi PUG oleh Pemerintah Daerah telah diinisiasi dengan pembentukan kelembagaan, baik dengan pembentukan Pokja maupun tim teknis dan tim focal point. Ini juga diperkuat dengan komitmen menerbitkan Perda, Pergub, dan Perwali guna penerapan pengarusutamaan gender dalam pembangunan.

“Kita juga sudah melakukan berbagai advokasi, pelatihan, dan sosialisasi pada banyak pihak. Adanya pelatihan fasilitator dengan harapan SDM terlatih dan tersertifikasi memiliki keseragaman kemampuan mendampingi daerah melaksanakan strategi PUG,”  sebutnya.

Hasilnya pun sudah terlihat. Diantaranya keberhasilan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan Anugrah Parahita Ekapraya (APE). Awalnya dari 2011 APE Pratama hingga pada 2018 menjadi APE Peringkat Madya.

Namun demikian, Fathul mengakui pelaksanaan PUG masih dihadapkan kendala keterbatasan SDM, khususnya tingkat kabupaten/kota. Serta keterbatasan anggaran dalam pendampingan dan pembinaan di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

“Semoga rakorda ini dapat mengatasi kendala tersebut agar rumusan dan kesepakatan semua pihak dan pemangku kepentingan optimal. Selain mendukung pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” harap Fathul.(Diskominfo/dira)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 + 8 =