Upaya Tim Pengawas dan Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban

Samarinda—–Kegiatan Pelepasan Tim Pengawas dan Pemeriksa Kesehatan Ternak dan Daging Qurban yang dirangkai dengan Apel Pagi di Pimpin oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dadang Sudarya yang dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Peternakan Keswan Kaltim pada Senin (5/8).

Tim Pengawas dan Pemeriksa Kesehatan Ternak dan Daging Qurban yang berjumlah 60 Orang telah bertugas sejak 1 Agustus hingga 15 Agustus (H Plus 3). Tim terdiri petugas  Disnak Provinsi Unmul Samarinda dan Perhimpunan Dokter Hhewan Indonesia Cabang Kaltim I.

Dadang Sudarya menegaskan Tim Bekerja demi memastikan kondisi ternak qurban sehat dan di sembelih berazas ASUH (aman, sehat, utuh dan halal) dan juga agar masyarakat merasa aman untuk mengkonsumsi nya.

“Tim ini dibentuk dan di terjunkan ke lapangan langsung, untuk memeriksa dan memastikan kesehatannya sebelum di qurbankan. Sehingga masyarakat yang hendak berqurban maupun yang menerima daging merasa aman” ujar Dadang.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tim ini untuk memastikan hewan qurban dalam keadaan yang sehat baik di kandang penampungan maupun kandang-kandang pemeliharaan.

“Kita ingin memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan di Kaltim dalam keadaan sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ujar Dadang.

Dadang mengungkapkan pemeriksaan bisa dilakukan dua kali. Yakni, saat hidup atau sebelum penyembelihan (antemortem) dan saat mati atau setelah penyembelihan (post mortem).

“Sebetulnya, saat hewan akan dikirim terlebih dulu diperiksa Karantina daerah asal tetnak. Selanjutnya, saat akan masuk ke Kaltim, kembali diperiksa pihak Karantina daerah tujuan. Jadi hewan-hewan ternak tersebut bisa dipastikan aman. Artinya, sehat atau bebas penyakit,” kata Dadang. (diskominfo/dir)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 6 =