Terapkan Formula SEHAT Guna Tingkatkan Angka Harapan Hidup

SAMARINDA — Healthy Life Style atau Gaya Hidup Sehat menjadi salah satu komitmen seseorang terhadap dirinya dalam jangka panjang. Mengapa disebut jangka panjang ? Hal ini dikarena kesehatan merupakan sebuah investasi yang hasilnya akan dinikmati tidak hanya dalam waktu beberapa hari saja melainkan bisa berpuluh-puluh tahun kedepan.

 

Hal tersebut menjadi pembahasan menarik oleh Dr. Mikhail Kushadiwijaya, Sabtu (3/11) mengingat pengertian sehat tidak hanya sekedar fisik saja melainkan mental dan sosial pun juga menjadi indikasi penting seseorang memiliki tubuh yang sehat.

 

Disampaikan oleh Dr.Mikhail bahwa perlu adanya formula yang dipahami setiap individu untuk menciptakan Healthy Life Style atau Gaya Hidup Sehat. Namun sebelum menerapkan formula tersebut, penting untuk diperhatikan bahwa setiap perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Bagaimana caranya ? Bulatkan tekad dan ubah pola pikir.

 

Tentu terdengar sulit ketika harus mengubah kebiasaan lama yang selama ini dijalankan, tapi perlu disadari bahwa menjadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan yang baru akan membantu meminimalisir berbagai resiko dibandingkan tidak menjalankan gaya hidup sehat sama sekali.

 

“Formula SEHAT tersebut berasal dari kata “SEHAT” itu sendiri”,jelas Dr.Mikhail yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada 2017.

 

S eimbangkan gizi

E nyahkan rokok dan zat berbahaya lainnya

H indari stress baik fisik, mental, maupun sosial

A wasi tekanan darah

T eratur berolahraga dan General Medical Check Up

 

Tentunya jika dilihat secara seksama formula sehat diatas merupakan hal mudah yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun kenyataannya, jika tidak diterapkan dan dijadikan sebagai bagian dari pola hidup maka dapat dipastikan seseorang akan gagal dalam menerapkan gaya hidup sehat didalam dirinya.

 

Sehingga perlunya pemahaman lebih dalam menerapkan Healthy Life Style atau Gaya Hidup Sehat mengingat dampak yang akan ditimbulkan seperti berbagai penyakit yang akan menyerang tubuh.

 

“Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Fokus promotif dan prevenif dibandingkan kuratif dan rehabilitative”,ujar Dr. Mikhail.

 

Harapannya, agar kedepan masyarakat tidak lagi berpatokan pada gaya hidup yang cepat dan instan melainkan masyarakat dapat mulai menerapkan serta membiasakan diri dalam bergaya hidup yang memberikan dampak besar bagi investasi kesehatan jangka panjang dalam upaya meningkatan angka harapan hidup di Indonesia khususnya di Kalimantan Timur. (DISKOMINFO/Lely)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + thirteen =