Sebarkan Pesona Indonesia Melalui Branding Pariwisata

SAMARINDA – Kementerian Pariwisata RI bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur melakukan Sosialisasi Branding Pesona Indonesia pada Kamis (22/3) di Hotel Harris, Samarinda. Acara sosialisasi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Syafruddin Pernyata. Dalam sambutannya, Syafruddin mengapresiasi kehadiran peserta sosialisasi dan stakeholders pariwisata Kaltim, antara lain pebisnis sektor pariwisata, perkumpulan profesi seperti asosiasi General Manager Hotel di Kaltim, pihak akademisi, pemerintah kabupaten dan kota, jurnalis media, dan komunitas pariwisata.

“(Kemampuan) Branding merupakan pelajaran penting bagi pemerintah, khususnya di daerah kita,” kata Syafruddin. Menurutnya, brand terkenal di dunia mampu menjalin hubungan emosional dengan konsumennya. Suatu produk yang berhasil melakukan branding dapat teridentifikasi dengan mudah di antara produk-produk yang lain. Misalnya, logo merek-merek terkenal seperti Adidas atau Nike mampu melekat erat di benak konsumen meski didesain secara simpel.

Pentingnya branding dan Kebijakan Pemasaran Pariwisata Nusantara selanjutnya dibahas lebih detil oleh Hariyanto, narasumber dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Hariyanto, sebagai Pelaksana Tugas Asisten Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar RI, dalam presentasinya memaparkan bahwa sektor pariwisata selalu berada dalam lima besar sektor prioritas pembangunan kabinet kerja Presiden RI/Nawacita. Pariwisata merupakan sektor unggulan, terbukti meskipun krisis global terjadi berulang kali, jumlah kunjungan wisatawan internasional tetap menunjukkan pertumbuhan positif, terhitung 25 juta wisatawan pada tahun 1950, 278 juta pada tahun 1980, 528 juta pada 1995, 1,14 miliar pada 2014 dan 1,18 miliar wisatawan pada tahun 2015. Dengan kondisi tersebut, perlu implementasi strategi pemasaran berbasis pendekatan ‘BAS’, yakni Branding, Advertising, dan Selling, dimana brand yang dijual adalah Pesona Indonesia untuk domestik atau Wonderful Indonesia (global).

Setelah paparan presentasi, berlangsung dialog peserta sosialisasi tentang potensi wisata Kaltim, diantaranya Derawan, dan bagaimana cara membuatnya terpilih menjadi salah satu lokasi destinasi pariwisata prioritas nasional.

Acara kemudian berlanjut dengan bertamasya ke dua objek wisata kota Samarinda yaitu berkunjung ke menara Islamic Center dan menyusuri Sungai Mahakam dengan kapal wisata. (Diskominfo/fhm)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two − one =