Ibrahim Optimis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

Berau – Puluhan peserta Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA X KTNA) dari 10 Kabupaten/Kota mengikuti temu teknis dengan lembaga penyuluh pertanian, kelautan, perikanan, dan kehutanan. Kegiatan ini memberikan edukasi para petani memasuki era industri pertanian, di SDN 01 Kampung Labanan Jaya Kecamatan Teluk Bayur, Minggu (21/7).

Di kesempatan itu, Kepala Dinas Pangan dan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim H. Ibrahim dalam pemaparannya mengatakan, keberadaan penyuluh saat ini memiliki paradigma berbeda. Yaitu tidak lagi menempatkan petani sebagai objek melainkan harus sebagai subjek pembangunan.

Ia juga menjelaskan memasuki industri 4.0, sektor pertanian lambat laun harus mengikuti perkembangan teknologi sistem penggunaan internet dalam prosesnya. Sektor pertanian menjadi subjek revolusi industri yakni menggunakan pertukaran data sebagai basis utama proses produksi.

Di masa depan, produsen mesin pertanian diprediksi berlomba-lomba menghadirkan teknologi pertanian yang semakin canggih.

“Prinsip industri 4.0 bagaimana bisa memanfaatkan teknologi, terutama bidang pertanian. Saya kira ini sangat bermanfaat bagi para petani khususnya. Yang penting kembali kepada manusianya, asal mau belajar dan mau mengembangkannya,” ujarnya.

Ibrahim berharap temu teknis ini mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan penyuluh terhadap inovasi teknologi, teridentifikasinya teknologi yang dibutuhkan dan perlu disempurnakan. Ia juga optimis tahun 2045 Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Untuk itu, perlu kesiapan baik dari Sumber Daya Manusia (SDM) dan alat-alat yang memadai.

“Harapan kita memasuki tahun 2045, Indonesia menjadi lumbung pangan dunia dan harus dipersiapkan terutama Sumber Daya Manusia (SDM). Termasuk alat-alat dan teknologi dan membuatkan lahan sebagai sumber basis ekonomi kita,” imbuh Ibrahim.

Turut hadir Kepala Biro Ekonomi Kaltim H. Nazrin dan Sekjen Pekan Daerah X Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) Yadi Sofyan Noor.

Acara mengangkat tema Kita Wujudkan Kemandirian dan Kedaulatan Pangan di Kaltim Melalui Sinkronisasi Program Pembangunan Pertanian, Kelautan dan Perikanan serta Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (Diskominfo/Rey)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + nine =