Program Pengentasan Kemiskinan, Miliaran Rupiah Untuk Rakyat Kaltim

SAMARINDA—Pemprov Kaltim melalui Dinas Sosial menggelar acara “Gelar Sosial Pengentasan Kemiskinan” di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (30/4). Dalam hal ini juga Pemprov melakukan program perlindungan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial melalui bantuan sosial kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Bantuan sosial tersebut meliputi Bantuan Sosial Program keluarga Harapan (PKH), Bantuan Beras Sejahtera (Rastra), Bantuan Sosial Usaha Bersama (KUBE) kepada fakir miskin, Bantuan Sosial kepada Lansia Terlantar, Bantuan Sosial kepada Anak Terlantar/Balita Terlantar, Bantuan Sosial Peralatan bagi anak yang termajinalkan.

Kemudian, bantuan dari Kementerian Sosial yakni Program Keluarga Harapan (PKH) keluarga Penerima Manfaat adalah Ibu Hamil, Menyusui, dan anak Sekolah. Penyaluran Bantuan melalui kartu PKH yang terdiri dari Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Penyaluran dana melalui Kas Transfer Himpunan Bank Negara (HIMBARA) KPM Keluarga Penerima Bantuan sejumlah 69.839 KPM sebesar Rp. 131.995.710.000.

KPM Non Sejahtera yang dapat bantuan sosial berupa beras sejahtera sebesar 10 kg/bulan yang disalurkan melalui Bulog. Jumlah KPM Penerima Rastra sejumlah 120.523 KPM sebesar Rp. 159.090.360.000.

Bantuan sosial lainnya yaitu tali asih kepada 103 orang penerima selama setahun dengan nilai Rp618 juta, pemberdayaan kinerja LKS Rp10 juta, operasional LK3  provinsi dan kabupaten/kota Rp145 juta, operasional karang taruna Rp10 juta, pemberdayaan kinerja IPSM provinsi Rp10 juta, bantuan operasional family care unit (FCU) Rp 10 juta. Insentif Tagana 420 orang/tahun Rp1,260 miliar, pendampingan program keluarga harapan (PKH) seKaltim Rp786 juta, bantuan alat bantu lansia untuk 50 orang Rp125 juta, bantuan tambahan gizi bagi Lansia  untuk 100  orang Rp70 juta, bantuan tambahan gizi balita terlantar 100 orang Rp50 juta dan bantuan peralatan sekolah bagi anak termajinalkan Rp50 juta. Jumlah keseluruhan Rp 3,144 miliar.

Untuk total keseluruhan 120,523 keluarga penerima manfaat yakni sebesar Rp. 296.230.070.000. Selain itu Pemprov Kaltim juga memberikan bantuan pembinaan untuk pemberdayaan lembaga kesejahteraan sosial se-Kaltim, kemudian melakukan pembinaan kepada karang taruna, lembaga kesejahteraan sosial, lembaga konsultasi kesejahteraan sosial keluarga, taruna siaga bencana.

Pemprov Kaltim juga menyediakan lima panti asuhan untuk menyantuni para penyandang masalah kesejahteraan sosial di dalam panti asuhan yang meliputi UPTD Panti Sosial Asuhan Anak Harapan (PSAAH), UPTD Panti Sosial Perlindungan Ana Dharma (PSPAD), UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri (PSTWN), UPTD Panti Sosial Bina Remaja (PSBR), UPTD Panti Sosial Karya Wanita Harapan Mulia (PSKW). (Diskominfo Kaltim / Cht)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × five =