Peringatan Hari Perkebunan ke- 60 Tahun 2017

 

SAMARINDA—- Gubernur Kaltim Dr. H. Awang Faroek Ishak memimpin upacara peringatan Hari Perkebunan Provinsi Kaltim ke- 60 Tahun 2017 dengan mengangkat tema “Perkebunan sumber kemakmuran dan perekat bangsa” di Halaman Parkir Kantor Gubernur Kaltim, Senin (11/12).

Upacara Hari Perkebunan tersebut diikuti sekitar 250 peserta terdiri dari PNS, pekebun/pelaku usaha, pelajar dan tim Karlabun. Kegiatan ini dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis sepeda motor bagi Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun sebanyak 4 unit dan traktor sebanyak 1 unit, penyerahan secara simbolis alat pasca panen komoditi karet serta surat sumber benih Lada Malonan 1.

Penyerahan bantuan tersebut berupa 1 unit sepeda motor bagi petugas Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun di Kabupaten Kutai Kartanegara, 1 unit di Kabupaten Berau  dan Provinsi sebanyak 2 unit. Traktor sebanyak 1 unit kepada kabupaten Berau secara simbolis kemudian, lanjut diserahkan pula bantuan alat pasca panen komoditi karet kepada 3 Kabupaten/Kota yakni kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan kota Balikpapan secara simbolis. Berikutnya juga diserahkan sertifikat sebagai kebun induk Lada Malonan 1 kepada beberapa sumber benih di wilayah ini.

Awang berkata “meminta agar sektor perkebunan dan seluruh produk perkebunan dihilirisasi guna meningkatkan nilai tambah yang berimbas pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kaltim” ujarnya.

Selain itu, Gubernur melarang untuk tidak adanya lagi ekspor terhadap berbagai komoditas perkebunan sebelum diolah terlebih dahulu. Dalam RTRW Provinsi Kalimantan Timur 2016-2036, areal /lahan  yang diperuntukkan bagi perkebunan seluas 3,269 juta ha, hingga 2016, total luas perkebunan di Kalimantan Timur 1,3 juta ha, 87,59 % nya adalah komoditas kelapa sawit, dimana kebun  masyarakat mencapai 21,71%.

Apabila kita lihat sumbangannya terhadap PDRB, Sektor Pertanian dalam arti luas pada tahun 2016 menyumbang 8,29% terhadap PDRB. Sedangkan sektor Perkebunan memberikan sumbangan terhadap struktur perekonomian Kalimantan Timur sebesar 4,26 % atau 52,93% untuk sektor pertanian serta menyerap tenaga kerja petani sebesar 336.330 orang. Angka-angka ini akan terus tumbuh seiring perkembangan pembangunan perkebunan  yang memainkan peran dan tanggung jawab besar dalam mengawal visi Kaltim Maju 2018 dan Visi Kaltim 2030.

Sesuai dengan tema Upacara Peringatan tahun ini sangat relevan untuk Kalimantan Timur yang sedang melaksanakan tahapan transformasi ekonomi berbasiskan SDA terbarukan, mengingat posisi dan peran sektor perkebunan  sebagai tulang punggung dan sektor ekonomi utama dalam mendukung transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam terbarukan di Kalimantan Timur.

“Untuk mendukung strategi pada tahapan transformasi ekonomi maka sektor perkebunan memainkan peran yang sangat penting, mengingat sektor perkebunan terutama kelapa sawit menjadi komoditas unggulan penting dalam menyediakan bahan baku untuk industri oleochemical sebagai strategi hilirisasi industri yang akan di kembangkan”, kata Awang.

Semua kebijakan dan strategi tersebut harus dikawal secara konsisten dengan Mengembangkan kemitraan dan membangun saling percaya antara pemerintah – masyarakat (petani- LSM dan mitra pembagunan) serta dunia usaha (PBS) menjadi kata kunci untuk melaksanakan program/kegiatan yang bersinergi dan terintegrasi.

Gubernur mengucapkan “Selamat merayakan hari perkebunan yang ke 60, semoga perkebunan Kalimantan Timur terus tumbuh dan Berjaya. Perkebunan Jaya Untuk Kalimantan Timur yang Sejahtera”, pungkasnya.

Tampak hadir Ketua Komisi II DPRD Kaltim Eddy Kurniawan, Kepala Dinas Perkebunan Ujang Rachmad, Para asisten, staf, pimpinan OPD lingkungan Pemprov Kaltim, Gapki, PT BPD Kaltimtara, serta Bank Indonesia Kaltim dan pelaku usaha perkebunan.(diskominfo/ss)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 14 =