Potensi Alam Berlimpah, Pengrajin Kaltim Diminta Lakukan Inovasi

Samarinda — Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pusat Ikhwan Asrin menyebut Kaltim memiliki potensi kerajinan yang besar. Bahkan di buku yang dibuat Dekranas, Kaltim disebut “Mutiara dari Timur” karena memiliki kekayaan sumber alam melimpah. Oleh karena itu, dirinya meminta pengrajin Kaltim terus menggali dan melakukan inovasi kerajinan.

“Sejak awal banyak yang jatuh cinta ke Kaltim karena potensi kerajinan sangat besar. Saya sangat antusias dan mengapresiasi teman-teman yang mempunyai minat mengembangkan motif yang bahan bakunya di Kaltim. Baik itu anyaman, manik-manik, produk-produk kerajinan lain,” terangnya pada acara Sosialisasi Program Dekranas Award di Hotel Midtown, Senin lalu (22/7).

Ikhwan optimis, kerajinan Kaltim bisa dibawa ke Nasional melihat jumlah perajin yang mau belajar dan dukungan bahan bakunya. Hanya saja ada beberapa kelemahan seperti kurang wawasan pengembangan kerajinan yang saat ini dibarengi teknologi. Padahal produk kerajinan yang diimbangi teknologi membuat kesempatan eksplorasi produk lebih besar.

“Kesan saya disini pengrajin kurang membuat desain motif yang dibarengi teknologi. Perajin juga harus melek teknologi, baik teknologi informasi, produk dan desain motif. Menggunakan teknologi tidak akan mengurangi nilai produk, harga makin kompetitif, dan lebih efektif serta efisien. Harus diajari wawasan itu,” jelasnya.

Ikhwan menyerukan agar pengrajin Kaltim lebih inovasi motif menarik, khususnya kalangan milenial. Dirinya juga mencontohkan kerajinan sulam tumpar bisa diekspresikan ke dalam bentuk apapun.

“Silahkan gali motif khas etnik borneo khususnya Kaltim. Contoh sulam tumpar itu langka tapi kalau bisa mendesain saja yang cocok dengan kekinian. Pasti laris. Kita rangsang milenial, buat acara seperti fashion show, kerjasama dengan desainer,” paparnya. (Diskominfo/Cht).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 − 1 =