Pentingnya Remaja Mengetahui Kesehatan Reproduksi Sejak Dini

SAMARINDA—— Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut system, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Untuk itu remaja  perlu mengetahui kesehatan reproduksi agar memiliki  informasi yang benar mengenai reproduksi serta faktor yang  benar  mengenai reproduksi serta faktor yang ada disekitar.

Maka Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kaltim bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Kependudukan dan KB Kota Samarinda menggelar kegiatan Fasilitasi Forum  Pelaynan kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) bagi  kelompok remaja dan kelompok  sebaya diluar sekolah yang dilaksanakn di Aula Dinas Pengendalian Kependudukan dan KB Kota Samarinda. Rabu (2/5)

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kaltim Hj. Halda Arsyad mengatakan diharapkan mudah-mudahan para remaja dapat mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan juga remaja bisa menjadi sumber informasi dan fasilitator bagi teman-teman sebayanya.

Bahwa Pernikahan Dini dan perceraian itu terbesar dan tertinggi untuk di Provinsi Kaltim ada di Samarinda dan kebanyakan dari remaja yang melakukan Pernikahan Dini. Hal ini, karena mungkin kurangnya pengetahuan atau tidak perdulinya mereka akan nasehat-nasehat orang tua.

Untuk itu, Perencanaan itu harus dimulai sejak dini sejak remaja sebelum para remaja ini membangun keluarga dia harus dibekali. Karena keluarga ini adalah unit yang paling kecil di masyarakat yang awal mulanya dimulain dari pembentukan karakter manusia di dalam keluarga.

Sementara itu menurut Ketua panitia Sihabudin mengatakan secara umum kegiatan ini bertujuan agar para remaja kelompok sebaya memahami pentingnya  pengetahuan  tentang  kesehatan reproduksi, bahaya narkoba dan sex bebas sehingga remaja dapat membentengi diri terhadap permasalahan   seputar kehidupan remaja itu sendiri, selain itu juga bisa menjadi penyebar informasi positif tentang kesehatan reproduksi terhadap kelompok sebaya.

Sasaran kegiatan ini adalah kelompok remaja  dan kelompok sebaya diluar sekolah yang ada di kampung KB se kota Samarinda dengan jumlah peserta 100 orang. Dengan  menghadirkan 3 narasumber yaitu dari Perwakilan BKKBN Kaltim, BNN Kaltim dan Pengadilan Agama. (diskominfo/ris)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve − 12 =