Pentingnya Kesadaran Kritis Bagi Khalayak Ketika Berhadapan Dengan Media

Samarinda – Literasi Media yang diadakan oleh KPID Prov. Kaltim kali ini mengangkat tema “Kritis Bermedia, Wujudkan Pemilu Damai & Beretika Tanpa Hoax” menyadarkan kita sebagai masyarakat bahwa kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan informasi dalam berbagai bentuk media. Literasi media merupakan seperangkat perspektif yang digunakan secara aktif saat mengakses media masa untuk menginterpretasikan pesan yang di hadapi.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) baik di tingkat Pusat maupun Daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya berpedoman pada UU 32 tahun 2002, tentang Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) serta Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, KPI dan KPID dalam melaksanakan program kerja berorientasi pada perlindungan publik, terutama perlindungan terhadap anak dan remaja, memberdayakan peran serta masyarakat pada umum maupun masyarakat penyiaran pada khususnya.

Namun dalam pelaksanaan program kerja, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang memerlukan pengawalan dan penguatan baik oleh KPI pusat maupun KPI Daerah, antara lain mengawal demokrasi di udara di tahun politik, Pileg dan Pilpres tahun 2019, Literasi Media, Peningkatan SDM Penyiaran agar program yang dibuat dan disiarkan lembaga penyiaran dapat memberikan muatan positif dan mendidik.

Wakil Gubernur Hadi Mulyadi yang dalam hal ini memberi sambutan serta membuka acara Literasi Media yang berlangsung di ruang Rapat Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, rabu (31/10) menghimbau kepada seluruh masyarakat luas tidak terkecuali agar lebih kritis dan semakin tahu informasi layak diterima dan disebarkan kepada sekitar.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Prov. Kaltim Diddy Rusdiansyah, seluruh Anggota KPID Prov. Kaltim, Ormas, Organisasi Mahasiswa, Mahasiswa, Pelajar.

“kita bermedia pertama untuk menambah ilmu pengetahuan, yang kedua untuk menyambung silahturahmi, dan yang ketiga menambah dan menyebarluaskan informasi positif. Karena Media Massa luar biasa tumbuh kembangnya” ujarnya. (Diskominfo/dir)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − 11 =