Masyarakat di Minta Stop Sebarkan Berita Hoax Lion Air

Samarinda – Indonesia kembali berduka, Pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang dengan penerbangan JT 610 hilang kontak pada Senin pagi 29 Oktober 2018. Diduga pesawat yang membawa ratusan penumpang tersebut jatuh di sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Polisi meminta masyarakat untuk tak menyebarkan informasi bohong atau hoax terkait insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Polisi mengingatkan penyebar hoax musibah tersebut bisa dijerat pidana.

Sejak senin (29/10) kemarin, video dan foto hoax mengenai insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 beredar di media sosial, salah satunya video viral memperlihatkan detik-detik turbolensi di dalam pesawat dan disebut kondisi sebelum Lion Air JT 610 jatuh.

Ada ancaman pidana bagi masyarakat yang dengan sengaja menyebarkan informasi palsu atau hoax, yang berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat. Video itu juga memperlihatkan suasana di dalam pesawat gelap, ada juga teriakan takbir dalam rekaman video. Video tersebut sudah dipastikan hoax.

Dan ada foto yang beredar dan memperlihatkan seseorang perempuan dan laki-laki duduk di pesawat kursi pesawat, keduanya memakai masker oksigen. Foto-foto tersebut dikaitkan dengan tragedy jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, dan foto tersebut juga dipastikan tidak benar.

Diharapkan kepada masyarakat agar tidak mendramatisir berkaitan dengan kejadian ini, tapi kita sebagai sesama agar ikut berduka cita dan belasungkawa semoga tim Basarnas ( Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ) cepat mengevakuasi korban. (Diskominfo/dir)

 

sumber foto : google

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − four =