KEE Penting Bagi Keanekaragaman Hayati

Samarinda – Gelar wicara pembelajaran dan pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Wehea-Kelay di Kalimantan Timur berlangsung di Pendopo Odah Etam. Kegiatan dibuka Gubernur Kaltim diwakili Plt. Sekda Meiliana, Rabu (15/5).

“Kita patut bersyukur keberadaan KEE Wehea Kelay hingga kini tetap eksis sejak tahun 2016. Kawasan ini penting untuk tempat berbagai keanekaragaman hayati tumbuhan dan hewan,” tutur Meiliana.

Ditambahkan, Provinsi Kaltim bekerja sama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), The Nature Concervancy (TNC), lembaga adat Wehea dan sektor swasta bersepakat mengelola kawasan koridor orangutan seluas 532.143 hektar di bentang alam Wehea-Kelay Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur.

“Saat ini Kita sudah mempunyai garis besar ilmiah yang cukup kuat tentang potensi KEE Wehea Kelay. Ini dapat digunakan untuk menyusun rencana dan strategi baru yang bisa mensejahterakan masyarakat dan semua pihak,” tambah mantan Pj Walikota Samarinda itu.

Beberapa fungsi penting lain kawasan ekosistem itu adalah potensi keanekaragaman hayati yang tinggi dan merupakan penghubung dua atau lebih kawasan konservasi, koridor satwa liar dan tempat habitat spesies penting serta langka. Juga sebagai kawasan penyangga konservasi, jasa lingkungan dan nilai budaya.

Sebagai upaya menguragi potensi konflik manusia dengan orangutan dan satwa liar lain, KLHK telah menyiapkan beberapa kebijakan dan program. Salah satunya pengelolaan khusus ekosistem di luar kawasan konservasi yang secara ekologis penting bagi konservasi aneka ragam kehidupan hayati. (diskominfo/tp)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 5 =