Ke Depan, Kaltim Targetkan Menuju Informatif

SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim Diddy Rusdiansyah mengatakan pemeringkatan keterbukaan informasi di tingkat nasional Tahun 2018, Kaltim masih di urutan Cukup Informatif. Untuk diketahui, dalam pemeringkatan tersebut dibagi beberapa kategori yaitu Informatif, Menuju Informatif dan Cukup Informatif. Setelah itu ada kategori Kurang Informatif dan Tidak Informatif.

Kepala Dinas Kominfo Kaltim melakukan audiensi bersama Wagub Kaltim H. Hadi Mulyadi

Diddy menyampaikan kepada Wagub bahwa ke depan akan lebih mengintensifkan lagi dalam peningkatan peringkat penilaian Keterbukaan Informasi Publik. Apalagi dengan kondisi keterbatasan anggaran saat ini.

“Kita mencoba untuk meningkatkan standarisasi kategori penilaian. Tidak usahlah ke pada tahapan Informatif, kategori Menuju Informatif saja sudah sebuah prestasi besar,” ujar Diddy saat audiensi dengan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Kamis (29/11).

Dalam laporannya kepada Wagub, bahwa ada beberapa OPD yang masih belum menyerahkan daftar informasi Publik. “SK PPID sudah lengkap namun ada 5 OPD yang belum melakukan perbaikan. Juga dari 39 OPD, ada 16 yang belum menyerahkan daftar informasi publik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi Informasi M. Khaidir menyampaikan hasil penilaian dan monitoring terhadap website OPD di lingkungan Provinsi Kalimantan Timur pada Komisi Informasi Award 2018 beberapa waktu lalu. Ada beberapa Kategori Instansi Vertikal di Kaltim yang menerima penghargaan tersebut.

Menurutnya, dari monitoring yang dilakukan Komisi Informasi Kaltim, bahwa peringkat OPD di lingkungan Pemprov itu paling rendah pada kategori Cukup Informatif.

“Alhamdulillah kalau dilihat dari data, dari skor penilaian website OPD di lingkungan Pemprov tidak ada yang mencapai kategori Kurang Informatif. Apalagi untuk kategori Tidak Informatif  itu tidak ada,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi meminta kepada OPD untuk terus memperhatikan website. Tidak hanya memiliki tapi memperbarui isinya juga. Wagub berpesan jika ada OPD masih dalam kategori kurang informatif atau tidak informatif itu yang lebih diperhatikan.

”Kita bisa memahami. Harus terus dilakukan pembinaan dan perhatian lebih jika ada OPD yang di bawah kategori Cukup Informatif. Ini mungkin OPD yang relatif baru,” pungkasnya. (Diskominfo/Rey)

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 2 =