Wanita Jadi Urat Nadi Pembangunan Indonesia

SAMARINDA – International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional menjadi peringatan penting kaum perempuan dunia.  Ditetapkan United Nations (Perserikatan Bangsa – Bangsa), setiap 8 Maret, momen ini dilatar belakangi pencapaian wanita secara internasional dalam berbagai bidang, seperti politik,ekonomi, sosial maupun budaya.

Di Indonesia, peran wanita tidak hanya dilihat penyeimbangan kesetaraan gender, namun menjadi urat nadi pembangunan.

Hal ini disampaikan Tokoh Perempuan Kaltim Futum Hubaib. Perempuan merupakan sosok yang tidak bisa dinilai sebelah mata karena wanita mampu melakukan berbagai hal dalam sekali waktu yang bersamaan.

“Wanita memiliki tanggungjawab sebagai istri ketika menikah dan juga ibu saat melahirkan anak serta tangan kanan dalam mengurus rumah tangga. Ada pula yang tanggungjawab ketika wanita memilik bekerja dan menjadi wanita karir untuk memaksimalkan kemampuan yang dimilikinya ataupun juga menaopang perekonomian dalam rumah tangga,” jelas Futum, Senin (11/3) di Samarinda.

Sehingga dalam peringatan International Women’s dengan tema Balance For Better dapat ditujukan untuk kesetaraan gender. Kesadaran adanya diskriminasi dan pencapaian perempuan ditengah belum terjadinya keseimbangan atau kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan. (Diskominfo/Lely)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − nine =