Penyusunan RPJMDes Jangan Copas Agar Berkualitas

Samarinda — Sosialisasi dan TOT Integrasi Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat ke Dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Desa di tingkat Kabupaten dimulai. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Moh Jauhar Efendi, di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Senin (3/12).

Dalam arahannya Jauhar mengatakn hal yang patut menjadi perhatian adalah agar pemangku kepentingan tidak sekadar copy paste (copas) / menyalin dari sebelumnya) dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Ini agar integrasi sistem yang dibangun dapat menjadi lebih baik ke depan. Juga mampu melihat potensi desa lebih baik, lengkap dan menyeluruh.

“RPJMDes kadang masih copas. Ini tentu menjadi tantangan semua. Bagaimana mau melihat potensi desa jika perencanaannya copas. Padahal perencanaan berkualitas menentukan kualitas pembangunan,” ujar Jauhar.

Menurutnya, RPJMDes harus mampu menggambarkan wajah desa secara utuh. Di dalamnya harus lengkap tertuang terkait potensi desa, aset desa, maupun permasalahan di desa yang akan menjadi sasaran penyelesaiannya. Oleh karena itu ia mengajak semua berubah. Untuk merubah wajah desa, kata Jauhar, tidak bisa melakukan hal biasa-biasa saja. Semua harus berani mengadopsi hal-hal baru.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Isnaini Trikorawati mengatakan kegiatan dibagi menjadi dua bagian, yakni sosisalisasi dan pelatihan TOT. Pelaksanaannya 3 – 6 Desember 2018. Diikuti 40 peserta dari OPD Provinsi, OPD Kutai Kartanegara, Camat, Kades, dan Tenaga ahli, serta TOT yang diikuti 20 peserta dari Kasi PMD, Sekdes, maupun Pendamping Desa dan PLD dari Kutai Kartanegara.  (Diskominfo – Rzk)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 19 =