Isran : Dalam Menyajikan Berita, Yang terpenting Bisa Dipertanggungjawabkan

SAMARINDA – Menyikapi perkembangan teknologi terutama dampak negatif pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah terus berupaya melakukan edukasi agar menjadi pengguna teknologi yang bijak.

Arus perubahan teknologi tidak bisa dibendung oleh apapun. Yang bisa dilakukan memberi edukasi yang baik agar tidak terjerumus dalam penggunaan teknologi, khususnya teknologi digital yang bisa membawa dampak buruk bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini di ungkapkan oleh Gubernur Kalimantan Timur Dr H. Isran Noor saat meberikan sambutan pada acara Diskusi 2019 Media Digital Membangun Kaltim, yang berlangsung di ruang serba guna kantor gubernur, Selasa (29/1).

“Media saat ini merupakan informasi tercepat untuk memberi sajian informasi ke masyarakat luas. Dalam penyajian berita yang terpenting bisa di pertanggungjawabkan,” ujar Isran.

Isran mengaku sangat mendukung kegiatan ini. Pasalnya peran media digital sangat penting bagi pembangunan di Kaltim. Unggul dalam aktualitas dan bisa diakses dimana saja, membuat media digital lebih dekat dan cepat diakses masyarakat.

“Kemajuan teknologi sangat tidak ada pembatasnya lagi. Kemajuan ini tidak bisa dinafikan lagi. Kalau ingin mendapatkan informasi real itu, susah. Setidaknya media online sekarang cepat sekali. Tiga menit setelah kejadian, bisa langsung tersebar dan diakses,” ungkap Mantan Bupati Kutim tersebut.

Isran juga mengingatkan tentang pentingnya kesadaran pengguna sosial media agar pegiat lebih teliti dan bertanggung jawab dalam memberikan informasi, Khususnya kesadaran yang tinggi dalam menghentikan informasi hoax.

“Saya berharap agar kita dapat memiliki kesadaran yang tinggi dalam hal menghentikan dan mengurangi dampak negatif dari hoax. Usaha seperti ini adalah sebuah usaha yang mulia dalam hal membahas diskusi ini. Jika kita lakukan secara konsisten dan penuh kejujuran maka Kaltim akan tetap berada di posisi zona hijau,” tuturnya.

Isran berharap semua media online dan cetak, serta elektronik di Kaltim dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Kaltim . Kkami berikan apresiasi kepada jurnalis anti hoax, mari kita sama-sama menjaga kondusifitas di Kaltim,” ajak Isran.

Kegiatan ini dirangkai dengan Deklarasi media online dan ditandatangani oleh Forum pemred Kaltim oleh Charles Siahaan, Indra Zakaria, Intoniswan, Ahmad Khaidir, Lukman, Syukriumi, Abdurahman, dan Imran.

Diskusi ini dihadiri oleh puluhan peserta dari Humas Pemerintah Kabupaten/Kota di Kaltim serta pegiat media.

Turut hadir sebagai narasumber, Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain, Head of Department Media Relation PT Pertamina Hulu Mahakam Kristanto Hartadi, dan Head of Regional Corporate Affairs for East Indonesia GOJEK Indonesia, Mulawarman.

Acara ini juga didukung oleh Gerakan Antihoaks Jurnalis Kaltim bekerja sama dengan Diskominfo Prov. Kaltim dan SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kaltim. (Diskominfo/Rey)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three + four =