Isran Ajak Pihak Swasta Kelola Venue Eks PON Kaltim

Samarinda – Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII 2008 yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Timur menghabiskan triliunan dana APBD. Berbagai vanue megah dibangun guna menyambut insan olah raga tanah air. Namun, usaha Pemprov kaltim menjadi tuan rumah yang baik sekaligus mengukir prestasi bagi para atlet membuahkan hasil. Kaltim berhasil menduduki peringkat ketiga setelah Jawa Timur Dan DKI Jakarta.

Dalam acara presentasi Pakuwon Group , Gubernur Isran mengatakan keinginannya untuk mengelola venue dan berbagai fasilitas lain peninggalan PON. Terutama pemanfaatan kawasan Stadion utama Palaran yang lama tidak dirawat.

“Silahkan kelola Stadion Utama Palaran itu. Sudah belumut,” tawar Isran dihadapan Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Stefanus Ridwan di ruang Heart Of Borneo, Kamis (7/2).

Menurut Isran, Kompleks Stadion Utama Kaltim yang berdiri megah lengkap dengan sarana olah raga saat ini mengalami kerusakan. Hal ini tidak boleh terus dibiarkan agar kerusakan tidak makin parah. “Ini upaya mengamankan aset daerah namun bernilai investasi. Kenapa tidak. Bagi saya bagaimana mengamankan aset yang sudah mengeluarkan dana triliunan” ujar Isran.

Lebih dari 10 tahun lalu PON XVII diselenggarakan. Berbagai fasilitas dan rangkaian acara pembukaan membuat puluhan ribu penonton yang hadir kagum. Presiden RI Sulilo Bambang Yudhoyono yang hadir bersama Istri juga bangga dengan fasilitas megah yang dibangun Pemprov Kalimantan Timur itu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + 14 =