Diputuskan, Jalan Tol Balikpapan — Samarinda Tidak Ada Lagi Hambatan Masalah Lahan


SAMARINDA — Pembangunan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda dipastikan akan selesai sesuai target pada 2018. Proyek strategis nasional tersebut diyakini berjalan lancar karena telah diputuskan tidak ada lagi hambatan masalah lahan dalam pelaksanaan pembangunan.

“Hasil laporan menunjukan sudah tidak ada masalah. Kontraktor silahkan jalan. Dinas Pekerjaan Umum segera perintahkan kontraktor menuntaskan pengerjaan pembangunannya,” kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak saat memimpin rapat pimpinan jajaran Pemprov Kaltim, di Ruang Ruhuy Rahayu Gubernuran, Rabu (22/3).

Bila perlu, kata dia, dibentuk posko untuk memonitor pelaksanaan pembangunannya. Diawasi progres kerja kontraktor tepat waktu sesuai target dan ketika ada hambatan siap turun lapangan.

Menurutnya, presiden dalam rapat terbatas bersama beberapa menteri terkait dan gubernur mewanti agar semua proyek strategis nasional harus tuntas sesuai target. Termasuk jalan tol Kaltim dan delapan proyek strategis nasional lainnya yang dilaksanakan di Kaltim.

Itu sebabnya, permasalahan lahan seperti bersinggungan dengan konsesi pertambangan batubara, kebun binatang, dan ganti rugi tanam tumbuh di lahan konservasi dipastikan bisa diselesaikan dengan baik. “Kalau konsesi pertambangan kita ciutkan izinnya atau dihibahkan, kebun binatang digusur atau dipindah, serta ganti rugi tanam tumbuh dilaksanakan menunggu terbitnya keputusan presiden,” katanya.

Disisi lain, gubernur mengaku bersyukur presiden memberikan perhatian besar terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Kaltim. Tidak hanya mendukung sembilan proyek strategis nasional dimaksud, tapi juga siap mendukung rencana pembangunan Jalan Tol Samarinda — Bontang lanjutan Jalan Tol Balikpapan — Samarinda.

“Bersyukur Samarinda — Bontang direstui presiden. Bahkan langsung ditanya kebutuhan pembiayaannya. Karenanya Dinas Pekerjaan Umum diminta buat perencanaan dan segera usulkan ke BPJT. Lanjutkan kerjasama baik yang sudah terjalin,”akunya sambil menyebut sejauh ini sudah banyak kontraktor yang ingin membangun.

Seperti diketahui Jalan Tol Balikpapan — Samarinda dilaksanakan dalam lima seksi pembangunan, yakni seksi 1 Kilometer 13 Balikpapan – Simpang Samboja dana APBD Kaltim, seksi dua, tiga dan empat Simpang Samboja – Simpang Jembatan Mahkota Samarinda dana investor, dan seksi lima Kilometer 13 Balikpapan — Sepinggan Balikpapan.(diskominfo kaltim/arf)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + 12 =