Menpora Dengarkan Langsung Keluhan Atlet SKOI Kaltim

Samarinda – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi melakukan kunjungan dinas ke Sekolah Olahraga Internasional (SKOI) Kalimantan Timur dan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Kaltim di kompleks stadion Palaran Samarinda, Selasa (21/5).

“SKOI dan PPLP tersebar di 34 provinsi. Disinilah lahirnya atlet Indonesia. Ditangan mereka akan lahir cita-cita besar meninggikan merah putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di kancah internasional,” ujar Imam.

Plt UPTD SKOI Kaltim Tugiman (tengah) sedang menjelaskanke Menpora Imam Nahrawi tentang lokasi latihan anak binaannya.

Dalam kunjungan ini, Imam Nahrawi mengaku senang bisa bertatap muka dengan para atlet dan memberi semangat ratusan siswa dan para pelatih. Dirinya berkeyakinan Mereka penerus seniornya yang berhasil di Asean Games dan menjadi bagian pengukiran sejarah di Olimpiade.

Dalam kesempatan itu, beberapa atlet menyampaikan keluh kesah yang dialami seperti kurangnya fasilitas dan Infrastruktur. Termasuk salah satu pelatih yang menyampaikan aspirasinya, menginginkan peningkatan pelatihan.

Plt. Kepala Sekolah SKOI Kaltim Tugiman berkesempatan langsung berdialog dengan Menpora juga menyampaikan terkait pemenuhan nutrisi, gizi, dan biaya try out.

“Termasuk kejuaraan di Thailand antar SKO se Asean, SKOI Kaltim tahun ini tidak mengirimkan karena tidak memiliki biaya,” keluh Tugiman.

Mendengar berbagai keluhan itu, Imam menyatakan pihaknya akan mengkaji kendala – kendala yang dialami SKOI.

“Kami coba lihat kekurangan dan kendalanya. Termasuk juga bagaimana penanganan pemerintah daerah (Pemprov Kaltim). Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada bantuan juga dari badan usaha,” ujarnya.

Dengan kekurangan dana ini, tambah Imam, sudah waktunya masyarakat untuk ikut berpartisipasi sebagai sponsor kepada para atlet – atlet. Sponsor bisa dalam segi transportasi, nutrisi, hingga materi.

Turut hadir Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya,  Plt Kadis Pendidikan Sa’bani dan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo. (diskominfo/tp)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + 20 =