Ibu temani Awang Pada Sambutan Terakhir

Samarinda–Pisah sambut gubernur kaltim Awang Faroek Ishak dengan penjabat gubernur Restuardy Daud berlangsung di pendopo lamin etam, Sabtu (22/9).

Betaria Sonata dan Ebiet G Ade hadir menghangatkan suasana malam pisah sambut pada malam itu, lagu-lagu kenangan yang disenandungkan sungguh membuat seluruh tamu terbius dan ikut bernyanyi.

Awang didampingi sang istri saat memberikan sambutan pada acara pisah sambut gubernur di lamin etam, Sabtu (22/9).

Dalam sambutan terakhir ini si rambut putih (julukan sang gubernur) bercerita masa lalunya, mulai dari menjadi dosen di Universitas Mulawarman sampai menjadi gubernur kaltim dua periode. Perjuangan si rambut putih sangat berliku dan penuh perjuangan, kecintaannya terhadap kaltim membuat si rambut putih bercerita sampai detail.

Si rambut putih yang gemar bermain golf ini bercerita pengalaman saat bermain golf, siapa yang sangka si rambut putih dulu hampir tersambar petir, namun selamat. Lolosnya si rambut putih dengan sambaran petir berujung manis dengan lolosnya Awang pada pemilihan gubernur kaltim tahun 2013.

Para tamu dan undangan memenuhi pendopo lamin etam, sembari menikmati alunan musikn yang dibawakan Betharia Sonata dan Ebiet G Ade.

 

Awang berpesan kepada seluruh ASN dilingkup pemprov kaltim “Prestasi, Dedikasi, Loyalitas (PDL) harus terus berlanjut, bukan kepada saya namun kepada penjabat gubernur kaltim Restuardy Daud” ujar Awang dalam sambutannya.

“Saya pamitan dan mohon maaf jika ada salah, saya tidak pernah marah tapi sekedar mengingatkan kepada kepala OPD agar dapat bekerja lebih baik”, tutur Awang sembari menutup sambutan. (diskominfo/tp)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =