Hadi Ingatkan Tidak Terbuai Angka

Samarinda – High Level Meeting (Pertemuan Tingkat Tinggi) yang dilaksanakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Natal dan Tahun Baru 2018 di Ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim kamis (29/11). Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi membuka acara tersebut dan menyampaikan harapan semoga pertemuan dapat menyukseskan pengendalian inflasi di Kaltim.

Hadi menerangkan kenyataan angka kemiskinan nasional turun dari 10 % menjadi 9 %. Begitu juga angka kemiskinan di kalimantan timur menjadi 5%. Angka itu dihitung berdasarkan parameter yang diterapkan World Health Organization (WHO).

Namun demikian, yang harus diperhatikan adalah angka yang ada ini dapat menjadi barometer daerah meningkatkan kerja pemerintahnya dan menyadari tidak cukup berkaca pada angka saja.

“Saya ingatkan kepada rekan-rekan sekalian untuk tidak terbuai dan terbius dengan angka-angka. Masih banyak saudara kita ada di angka kemiskinan. Karena itu, mari bersama bekerja dengan baik. Ini tantangan bagi kita,” jelasnya.

Hadi berpesan semoga pertemuan ini dapat menyukseskan pengendalian inflasi di Kaltim. Inflasi yang dapat dikendalikan diharap meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan rakyat semakin baik.

“Pemprov Kaltim yakin selama kepemimpinan Gubernur Isran Noor ke depan semoga perekonomian Kaltim semakin baik,” yakinnya.

Hadir juga dalam acara tersebut  Kepala Biro Ekonomi Setda Prov. Kaltim Nazrin dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim M Nur serta Perwakilan maupun Bupati/Walikota se Kaltim. (Diskominfo/dir).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + 15 =