Gubernur Setuju Film G30 S/PKI Diputar Ulang

SAMARINDA – Kebijakan pemerintah kembali memperbolehkan penayangan film dokumenter Gerakan 30 September Parta Komunis Indonesia (G30 S/PKI) mendapat respon positif di Kaltim. Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak bahkan mengaku setuju jika film dokumenter berkaitan penghianatan PKI tersebut terus diperkenalkan kepada generasi bangsa.

“Setuju jika kembali diputar seperti era orde baru. Dengan ini kita berharap semua tahu penghianatan yang telah dilakukan PKI saat itu,” yakin Gubernur Faroek saat membuka Musyawarah Wilayah VII Pemuda Pancasila Kaltim, di Samarinda, Selasa (19/9).

Gubernur menilai kondisi sekarang dianggap penting kembali memberi pemahaman tentang anti PKI. Mengingat belakangan faham yang dianggap bertentangan dengan Ideologi Pancasila tersebut mulai mencuat kembali.

Karenanya perlu dilakukan upaya antisipasi menghindarkan generasi muda memperoleh informasi yang salah tentang faham komunis tersebut. Salah satunya dengan kembali memperbolehkan menayangkan film documenter yang menceritakan gerakan 30 septermber dimaksud.

“Makanya kita di Kaltim akan menggelar nobar film dokumenter G30 S/PKI. Kita akan libatkan semua elemen masyarakat untuk mengikuti kegiatan menumbuhkan wawasan kebangsaan serta rasa cinta tanah air dan bangsa tersebut,” sebutnya.

Rencana nobar tersebut diakui telah dipersiapkan dengan baik. Pelaksanaannya dijadwalkan pada 30 September 2017 dengan menghadirkn sekitar 4.000 orang terdiri dari tamu undangan 188 orang, TNI dan Polri 350 orang, serta ormas dan pelajar 3.362 orang.(diskominfo kaltim/arf)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 2 =